Banjir Rendam Dua Rumah, Pohon Tumbang, Tutup Akses Jalan

ilustrasi banjir. (net)

Cuaca ekstrem kembali memicu serangkaian bencana alam di Kabupaten Agam, Rabu (10/3). Hujan deras disertai angin kencang mengundang bencana banjir dan menyebabkan pohon tumbang di dua titik di Kecamatan Tanjungraya.

Informasi yang dirangkum, bencana banjir melanda kawasan Sungairangeh, Jorong Pantas, Nagari Tanjungsani. Luapan air bah merendam dua unit rumah warga setempat. Sedangkan pohon tumbang terjadi di Jorong Lubuksao, Nagari Tanjungsani. Material pohon rebah ke jalan dan sempat memutus akses lalu lintas Lubukbasung menuju Bukittinggi atau sebaliknya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Syafrizal menyebut, dua bencana itu sudah ditangani pihaknya sejak Rabu malam. Saat ini katanya, kondisi kedua titik bencana sudah kembali normal.

”Banjir terjadi pada pukul 18.30 dan pohon tumbang pukul 21.30. Saat ini banjir sudah surut dan pohon tumbang yang menutup akses jalan provinsi di Lubuksao sudah dibersihkan,” kata Syafrizal, Kamis (11/3).

Dijelaskannya, luapan air di Jorong Pantas yang membanjiri dua rumah warga terjadi akibat jembatan dan polongan irigasi di daerah itu tersumbat kayu dan batu. Untuk penanganan, pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Agam. ”Pemilik dua rumah yang terendam itu bernama Yurni, 69 dan Kasmawati, 31. Masing-masing rumah itu ditempati empat jiwa,” jelasnya.

Baca Juga:  Dampak Bencana Pohon Tumbang Meluas

Mengenai pohon tumbang tambahnya, sempat menutup akses lalu lintas selama satu jam. BPBD dibantu TNI, Polri, Satpol PP dan Damkar Agam beserta pemerintah kecamatan dan nagari, bergerak cepat membersihkan material pohon tersebut.

Atas kejadian itu, ia mengimbau masyarakat pengguna jalan supaya tetap waspada dan hati-hati, terutama saat melintas di jalur yang berbukit. Pasalnya, kontur wilayah Agam sangat rentan dengan bencana alam.

”Akhir-akhir ini curah hujan di Agam memang cukup tinggi, sehingga masyarakat diminta tetap waspada dan siaga. Apalagi daerah ini rentan bencana seperti banjir dan longsor plus pohon tumbang,” tutupnya. (p)

Previous articleBKSAP DPR Kutuk Rezim Kudeta Myanmar, PBB dan ASEAN Diminta Sigap!
Next articleBahas Pasar Bawah, Andre Fasilitasi Wako Temui Menteri Perdagangan