Bansos Tunai dan UMKM, Inspektorat Tindaklanjuti 26 Pengaduan Warga

Inspektorat Kota Padangpanjang menindaklanjuti 26 pengaduan yang masuk ke Rumah Aspirasi yang disiapkan pemko untuk masyarakat.

Dalam rentang 17 sampai 24 Desember, seluruh pengaduan itu terkait penyaluran bantuan sosial tunai (BST) maupun bantuan UMKM yang tengah disalurkan Pemko bagi masyarakat terdampak Covid-19 di Padangpanjang.

“Pengaduan yang diterima berupa data ganda, dugaan penyimpangan data penerima hingga usulan untuk penerima bantuan,” ungkap Kepala Inspektorat Syahril, Kamis (24/12/2020).

Terhadap pengaduan itu, kata Syahril, pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti seluruh pengaduan masyarakat. Bahkan ada beberapa pengaduan yang dalam hitungan menit tuntas untuk ditindaklanjuti.

“Setiap pengaduan yang masuk ke Rumah Aspirasi Lapor Pak Wali, akan langsung diverifikasi dan ditindaklanjuti Inspektorat,” jelasnya.

Diterangkannya lagi, Inspektorat akan terus mengawasi setiap proses penyaluran bantuan bagi masyarakat agar tepat sasaran dan bebas dari unsur korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

“Inspektorat tidak akan memberikan toleransi sedikit pun bagi aparatur yang melakukan perbuatan curang (fraud) dalam penyaluran bantuan. Bagi masyarakat yang masih menemukan adanya pelanggaran dan penyimpangan dalam penyaluran bantuan, bisa langsung melapor ke Rumah Apirasi yang berada di Kelurahan Silaing Atas,” imbaunya. (rel/max)

Baca Juga:  Tak Memakai Masker, 485 Pelanggar Perda AKB Diberi Sanksi
Previous articleWarga Syukuran, Khairunas-Yulian Efi Siap Realisasikan Janji Kampanye
Next articleTim Gabungan Siaga di Lembah Anai hingga Pasar Padangpanjang