Belasan Pemuda RT di Padangpanjang Diberi Pelatihan Keterampilan Las

111

Upaya mengangkat kemampuan (skill) pemuda, Kelurahan Tanahhitam Kecamatan Padangpanjang Barat, gelar pelatihan keterampilan las terhadap 18 orang pemuda setempat selama 23-30 November ini.

Pelatihan las diberikan terhadap perwakilan masing-masing 1 orang dari 18 Rukun Tetangga (RT) yang terdapat di kelurahan itu. Pelatihan las yang diselenggarakan menggunakan anggaran DAK tersebut, mendatangkan tenaga profesional selaku instruktur selama 8 hari mendatang.

Yaman Suryaman yang dipercaya selaku instruktur pada kegiatan tersebut, mengatakan pelatihan las yang akan diikuti sebanyak 18 orang pemuda kelurahan tersebut akan menerapkan teknik dasar pengelasan. Namun dalam kegiatan tersebut, pola pelatihan singkat akan diterapkan efektif teori plus praktik hingga produksi.

“Meski tergolong waktunya sangat singkat, namun dalam kegiatan ini saya akan didampingi 2 orang asisten yang akan mendampingi praktik produksi setiap peserta secara bergiliran. Hal ini bertujuan agar peserta begitu selesai pelatihan, sudah dapat terjun ke dunia kerja untuk meningkatkan kehandalan mereka,” ujar Yaman yang merupakan pensiunan Balai Latihan Kerja (BLK) kota berjuluk Serambi Mekkah itu.

Salah seorang peserta pelatihan, M Iqbal Alhadi, 20, mengaku sangat bersyuku digelarnya pelatihan ini. Apa lagi di tengah minimnya ketersediaan lapangan kerja di era pandemi ini, peningkatan skill individual akan sangat membantu sebagai salah satu jalan keluar pengurangan tenaga pengangguran.

Baca Juga:  Tim I Safari, Wako Fadly Serahkan Bantuan Rp20 Juta

“Minimal kalau pun tidak dapat bekerja pada perusahaan, kita dengan memiliki skil dasar akan bisa mengembangkan sendiri dan membuka lapangan kerja sesama lulusan pelatihan ini. Mudah-mudahan dengan kemampuan dasar ini, bisa menjadi modal untuk lebih mendalami keahlian dengan bekerja di salah satu bengkel kecil,” tutur Iqbal yang hanya tamatan SLTA itu usai pelatihan di hari pertama, Senin (23/11) kemarin.

Sementara itu Lurah Tanahhitam, Arosa Apriyani menyebut pelatihan yang diberikan terhadap 18 pemuda itu akan dapat memberikan manfaat peningkatan kemampuan SDM masyarakat dan menekan potensi negatif risiko sosial. Terkhusus dikatakannya, sebagai salah satu upaya penekanan angka pengangguran di kalangan usia produktif.

“Program ini merupakan kegiatan yang dimunculkan masyarakat berupa usulan melalui Musrenbang 2019 lalu. Karena itu kita sangat berharap, program ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap kualitas SDM masyarakat pemuda. Aplikasinya selain diberikan skill dasar, peserta juga didampingi untuk langsung memproduksi berupa pembuatan kanopi kantor lurah, terali jendela aula dan pembuatan vas bunga dari besi,” terang wanita yang akrab disapa Yani itu. (wrd)

Previous articlePertahankan WTP, DPD RI Dorong Peningkatan Pemeriksaan Kinerja
Next articleAgar Dana Desa tak Menyimpang, Bupati Pessel Terbitkan 15 Peraturan