Lomba Produk Khas Minang, Festival Kuliner Sumatera Barat 2022 Diluncurkan

69

Launching Festival Kuliner Sumatera Barat 2022, Rabu (9/3) di Auditorium Gubernuran.

Festival Kuliner Sumatera Barat 2022 ditabuh hari ini, Rabu (9/3/2022). Iven ini diawali dengan lomba kuliner khas Ranah Minang. Ada empat kekhasan yang dilombakan yakni bumbu rendang, lompong sagu, katan sarikayo, dan kripik balado.

Peluncuran kegiatan ditandai pemukulan gandang tasa oleh Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Syaifullah, Ketua Panitia Festival Kuliner Sumbar 2022 Wudi Hamdani, Vice President PT Pos Indonesia Regional I Sumatera Dino Haryadi, Tokoh Perantau Minang Asril Ncik dan perwakilan komunitas, di Auditorium Gubernuran.

“Rendang atau randang dipilih karena sudah amat terkenal ke belahan dunia internasional. Lompong sagu dipilih karena produk ini terancam punah. Kripik balado adalah buah tangan yang terkenal sampai sekarang. Sedangkan katan sarikayo merupakan jajanan favorit kita, masyarakat Sumbar,” ungkap Wudi.

Masyarakat sudah boleh mendaftarkan diri untuk ikut lomba kuliner terhebat tersebut ke Sekretariat Panitia mulai 10 Maret hingga18 Maret 2022. Produk yang diikutsertakan dalam lomba dikirim melalui PT Pos Indonesia atau diantar langsung ke Sekretariat Festival Kuliner Kantor Pos Cabang Utama Padang Jl Bagindo Aziz Chan No 7. Selanjutnya, pada tanggal 19 sampai 25 Maret dilaksanakan penilaian oleh dewan juri.

“Hasil penilaian juri nanti akan ditetapkan masing-masing lima finalis. Lalu dipilih pemenang I, II dan III dengan cara live menggelar demo masak pada 30 Maret 2022 di GOR Agus Salim Padang. Saat itu, diundang seluruh pemain kuliner terbaik di Sumbar. Kita sediakan 100 booth dan ada atraksi kebudayaan,” ujarnya.

Baca Juga:  PMK Menyebar di Sumbar! Setelah Sijunjung, Ada Temuan di Padangpariaman

Vice President PT Pos Indonesia Regional I Sumatera, Dino Haryadi mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sumbar dan seluruh pihak yang terlibat yang telah memberi kepercayaan kepada PT Pos Indonesia dalam penyelenggaraan Festival Kuliner Sumatera Barat 2022.

Dino yang tertarik makanan khas yang sudah go internasional ini, ingin PT Pos Indonesia siap membantu dan sosialisasikan. “Mari kita bersama bantu UMKM berkembang. Ada 217 Kepala Kantor POS di Indonesia. Kalau UMKM di Padang punya produk tertentu bisa diminta produknya dipesan di Kantor PT Pos Indonesia seluruh Indonesia,” ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Syaifullah mengatakan, upaya melestarikan produk budaya, pemerintah sudah menetapkan 56 warisan budaya asal Sumbar. Rendang salah satu produk budaya kuliner yang dikenal dengan makanan terlezat di dunia juga sudah diusulkan ke Unesco agar dapat dijadikan warisan budaya dunia.

“Kita usulkan ke Unesco jadi warisan dunia, karena Orang Minang banyak di Malaysia. Hati-hati. Mereka bisa buat produk rendang di sana. Mereka bisa mengklaim rendang produk asal mereka,” ungkapnya.

Syaifullah mengungkapkan, dari 56 warisan budaya yang telah ditetapkan, cukup banyak terdiri dari produk kuliner. Seperti teh talua juga ditetapkan jadi warisan budaya. Tahun ini menurutnya, ada lebih 50 produk budaya dari kabupaten kota di Sumbar yang diusulkan jadi warisan budaya.

Dengan penetapan warisan budaya ini maka produk budaya Sumbar punya kekuatan dan hak, agar daerah lain dan orang lain tidak bisa mengklaim miliknya. (*)