Dua Masjid CSR PT Semen Padang, Kehadirannya Ditunggu Masyarakat

18
SEGERA RAMPUNG: Progress pembangunan Masjid Jabal Nur di Jalan Bancah Koto Baru, Kelurahan Limau Manih Selatan, Kecamatan Pauh, kemarin (16/9).(IST)

Dua masjid di Kota Padang masing-masing Masjid Jabal Nur dan Jabal Tur dibangun menggunakan dana bantuan corporate social responsiblity (CSR) PT Semen Padang. Pembangunan rumah ibadah ini bentuk kepedulian PT Semen Padang kepada masyarakat. Seperti apa?

Masjid Jabal Nur sendiri berlokasi di Jalan Bancah Koto Baru, Kelurahan Limau Manih Selatan, Kecamatan Pauh. Sementara Masjid Jabal Tur di Bukikputuih RW 11, Kelurahan Pampangan, Kecamatan Lubukbegalung. Sejak mulai dibangun awal Agustus lalu, hingga kini progress pembangunan kedua masjid ini sudah mencapai 50 persen.

Ditargetkan, pembangunan masjid ini rampung 9 Oktober mendatang sehingga eberadaannya, bisa menjadi rumah ibadah yang nyaman bagi masyarakat setempat.

”Pembangunan Masjid Jabal Nur kini progress-nya sedang jalan. Secara persentase sekitar 50-60 persen. Tinggal atap, keramik dan lantai,” ujar Sekretaris Tim Pembangunan Masjid Jabal Nur, Salmi Akhiar kepada Padang Ekspres, kemarin (16/9).

Dia menurutkan, pembangunan masjid menggunakan dana CSR PT Semen Padang sebesar Rp 335 juta ini dikerjakan selama hampir satu bulan lebih sejak 9 Juli lalu melibatkan 11 orang pekerja. Ditargetkan bisa rampung sekitar tiga minggu lagi, atau sekitar 9 Oktober mendatang.

”Jika nanti selesai, masjid yang dibangun di atas lahan seluas 100 meter persegi ini dilengkapi dengan kubah masjid, teras dan toilet. Serta, bisa menampung sekitar 120 orang,” tutur ayah dari tiga orang anak ini

Salmi mengatakan, seluruh pembangunan Masjid Jabal Nur menggunakan semen dari PT Semen Padang. Total semen yang dihabiskan sebanyak 400 sak semen. Menurutnya, hasil pembangunan menggunakan Semen Padang sangat bagus, cocok dengan kondisi lokal, dan makin lama makin kuat.

”Proses pembangunan berjalan lancar. Tidak ada kendala. Cuma kendala cuaca. Hujan. Kalau hujan tidak bisa bekerja, sehingga pembangunan dihentikan sementara, dilanjutkan keesokan harinya,” ungkap alumnus S-1 Bimbingan Konseling UIN IB Padang ini.

Salah seorang tokoh masyarakat setempat yakni Ketua KAN Nagari Limaumanih, Syarifudin menuturkan, jika pembangunannya selesai, Masjid Jabal Nur bakal menjadi satu-satunya masjid di Bancah, daerah yang masih kategori peladangan.

Baca Juga:  Hentikan Pengiriman Hewan Ternak Dari Luar Provinsi

”Sebelumnya masjid itu dari kayu, sudah keropos. Dengan diganti menjadi masjid permanen, mudah-mudahan bisa menjadi tempat beribadah, dan tempat melaksanakan Shalat Jumat yang aman nyaman bagi masyarakat sekitar.

Mewakili masyarakat Limau Manih Selatan, khususnya masyarakat di Bancah, Syarifudin menyampaikan terima kasih dengan PT Semen Padang yang telah membantu mendanai pembangunan Masjid Jabal Nur.

Selain Masjid Jabal Nur, progress pembangunan Masjid Jabal Tur yang juga didanai CSR PT Semen Padang juga telah mencapai 50 persen sejak mulai dibangun pada awal Agustus lalu.

”Pondasinya sudah. Sejauh ini sudah pemasangan tiang. Tapi dinding belum. Kalau dalam kontrak, pembangunannya memakan waktu tiga bulan. Berarti diperkirakan Oktober selesai,” ujar Lurah Pampangan Zainir kepada Padang Ekspres.

Pria berusia 56 tahun ini menyampaikan, dulunya di Bukikputuih RW 11, Kelurahan Pampangan, Kecamatan Lubukbegalung pernah ada masjid bernama yang sama yakni Jabal Tur. Namun, karena ada pelebaran jalan Bypass sehingga masjid itu dibongkar.

”Kemudian, PT Semen Padang berinisiasi untuk membangunan masjid itu kembali. Makanya, setahu saya PT Semen Padang mengucurkan dana sekitar Rp 300 juta lebih untuk pembangunan, sehingga masjid ini bisa berdiri kembali menjadi tempat ibadah bagi masyarakat,” ucapnya.

Menurut Zainir, masyarakat setempat khususnya di Bukikputuih RW 11, Kelurahan Pampangan, Kecamatan Lubukbegalung sangat bersyukur atas pembangunan masjid ini. Dengan adanya masjid ini nantinya, masyarakat bisa melaksanakan ibadah di Masjid Jabal Tur.

”Rencananya akan diadakan kegiatan pendidikan buat anak-anak di masjid tersebut. Seperti, mengaji dan kegiatan positif lainnya,” terang ayah dari tiga orang anak yang merupakan alumnus S-2 Magister Evaluasi Pendidikan UGM ini.

Hal senada disampaikan tokoh masyarakat setempat yakni Ketua KAN Nan XX Lubukbegalung, Khasril Rajo Intan. Dia mengungkapkan bahwa masyarakat di Bukikputuih RW 11, Kelurahan Pampangan, Kecamatan Lubukbegalung telah lama menunggu kehadiran masjid tersebut.

”Dengan adanya masjid ini nantinya, masyarakat semakin dekat untuk melaksanakan ibadah di masjid. Untuk itu, kami sangat berterima kasih kepada PT Semen Padang,” ujar Khasril. (***)