Masyarakat Patuhi Edaran Idul Adha

5
SHALAT IDUL ADHA DI PENAMPUNGAN: Masyarakat Pesisir melakukan Shalat Idul Adha di tempat Penampungan Pasir Kali Baru, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (20/7). Jamaah merupakan warga sekitar perkampungan.(FEDRIK TARIGAN/JPG)

Perayaan Idul Adha kemarin (20/7) relatif berjalan dengan tertib. Di sejumlah kota besar tidak ada penyelenggaraan Shalat Idul Adha di masjid. Masyarakat memilih shalat di rumah masing-masing di tengah pandemi Covid-19 yang masih tinggi.

Kementerian Agama (Kemenag) mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah bersedia menjalankan surat edaran (SE) Kemenag. Di antaranya disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Banten Nanang Fatchurahman.

Dia mengatakan poin penting dalam surat edaran tersebut adalah untuk kawasan Jawa dan Bali melaksanakan salat di rumah karena pemberlakuan PPKM darurat.

Selanjutnya dia berharap supaya masyarakat tetap menjalan disiplin protokol kesehatan saat penyembelihan hewan kurban. Seperti diketahui penyembelihan hewan kurban tidak hanya dilakukan saat Idul Adha atau tanggal 10 Dzulhijjah. Tetapi juga bisa dilakukan pada tiga hari tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah).


”Diantara aturannya penyembelihan hewan kurban diupayakan di rumah pemotongan hewan (RPH),” tuturnya.

Sejumlah pejabat juga memilih melaksanakan Shalat Idul Adha di kediaman masing-masing. Seperti yang dilakukan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang menggelar Shalat Idul Adha secara terbatas di rumah dinas Wakil Presiden di Jakarta. Ma’ruf Amin bertindak sebagai imam. Sementara Direktur Utama Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) MUI Aminudin Yakub sebagai khatib.

Ma’ruf menyampaikan himbauan kepada umat Islam, khususnya di wilayah PPKM darurat untuk melaksanakan shalat di rumah masing-masing. Supaya bisa menghindari terjadinya klaster penularan baru serta berpotensi meningkatkan kasus Covid-19 di Indonesia.

Menurutnya anjuran supaya Shalat Idul Adha di rumah upaya untuk melindungi umat dari bahaya Covid-19.”Kita mengajak masyarakat untuk mematuhi, mengikuti ajakan pemerintah. Termasuk juga saya sesuai dengan ketentuan,” katanya.

Baca Juga:  Nevi Berkurban di Delapan Kabupaten dan Kota, Salurkan di 100 Titik

Dia mengatakan umat Islam diminta untuk tidak melakukan salat berjamaah di masjid atau di luar masjid hingga nanti kondisi penularan Covid-19 mereda. Sementara itu sejumlah publik figur turut menyemarakkan perayaan Idul Adha. Diantaranya dilakukan Dewi Perssik bersama Baikhati.id dengan membagikan 1.500 bungkus daging kurban serta sembako.

Paket daging kurban dan sembako itu dibagikan secara door to door ke rumah dhuafa. Cara ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan masyarakat. Saptana, selaku perwakilan dari Baikhati.id mengatakan tahun ini untuk kedua kalinya masyarakat merayakan Idul Adha di tengah pandemi Covid-19.

”Ini mengagungkan semangat berbagi, rasa persaudaran, dan gotong royong,” katanya. Tahun ini mereka menggandeng sejumlah selebritis untuk berbagi kebaikan.

Saptana mengatakan setiap hari platform mereka menerima ribuan laporan pengajuan bantuan dari warga terdampak pandemi. Setelah dilakukan validasi data, paket bantuan daging kurban dan sembako disalurkan ke para pengaju bantuan tersebut.

Dewi Perssik bersyukur bisa ikut berbagi di momen Idul Adha tahun ini. ”Alhamdulillah aku bersyukur dapat berkurban tahun ini dan senang bisa turun langsung membagikan daging kurban ke pihak-pihak yang membutuhkan,” tutur selebritis asal Jember, Jawa Timur itu.

Dia mengatakan di masa sulit seperti sekarang, perlu upaya untuk mengumpulkan orang-orang baik supaya saling tolong menolong menghadapi pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai. (wan/jpg)