Nasrul Abit & Indra Catri, Sah Bersatunya Pasisie dan Darek

Nasrul Abit dan Indra Catri memperlihatkan surat rekomendasi dari DPP Partai Gerindra, Selasa (23/6/2020)

Restu sudah di tangan. Baik Nasrul Abit dan pasangannya Indra Catri, kini bisa bergandengan tangan menghadapi kancah pemilihan gubernur (Pilgub) Sumbar tahun 2020 ini.

Sehari sebelumnya, Nasrul Abit membawa pulang sepucuk surat dari DPP Partai Gerindra. Isinya tentang rekomendasi bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Periode 2020-2025. Nasrul Abit Datuk Malintang Panai, dan Indra Catri Datuk Malako Nan Putih, sah berduet pada kontestasi Pilkada.

“Ini adalah amanah yang diberikan kepada kami melalui Partai Gerindra. Alhamdulillah…, semoga langkah dan niat baik kita semua diridoi Allah SWT. Terima kasih kepada DPP, DPD Gerindra Sumbar, seluruh kader dan partisipan,” kata Nasrul Abit saat konferensi pers di DPD Gerindra Jl H Agus Salim Padang, Selasa (23/6/2020).

Saat ditanya wartawan kenapa Nasrul Abit meminang Indra Catri, Wagub Sumbar itu menjawab, pertimbangan daerah pemilihan (dapil) juga berpengaruh. Nasrul Abit menyebutnya dapil pasisie dan dapil darek.

“Klop kan. Saya dari pasisie, bersatu dengan Pak Indra Catri yang urang darek,” ujar Nasrul Abit.

Nasrul Abit dan Indra Catri (Bupati Agam) menjadi pasangan pertama yang telah menerima surat rekomendasi dari partai pengusung.

Sebelumnya, pasangan nonpartai (independen) yakni Fakhrizal & Genius Umar yang telah memastikan diri maju dalam Pilgub Sumbar 2020.

Hadir dalam konferensi pers itu para Ketua Partai Gerindra se-Sumbar, dan kader partai di antaranya Hidayat (anggota DPRD Sumbar), dan Budi Syahrial (anggota DPRD Padang). (hsn/tep)