Tempuh Jalur Badorai, 7 Pemuda Bukik Batabuah Tersesat

127
Pemuda Bukik Batabuah yang ditemukan usai dilaporkan hilang di Gunung Merapi.

Tujuh pendaki Gunung Marapi asal Nagari Bukik Batabuah, tersesat di Gunung Marapi. Pemuda asal Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam itu tersesat di Rimbo Takuruang ketika turun gunung.

Mereka naik Marapi Sabtu (20/6/2020, dan dilaporkan hilang pada Selasa (23/6/2020).

Tujuh pendaki yang hilang tersebut terang Camat, enam dari rombongan Halim Cs. Mereka adalah Nuri 18, Ridho 19, Halim 19, Fauzi 19, Robi 19 dan Yori 20 tahun.

Alhamdulillah, warga kita yang hilang saat turun gunung semalam, sudah ditemukan dengan selamat. Mereka ditemukan oleh tim gabungan pencarian dengan kondisi segar bugar dan telah dibawa turun,” kata Camat Canduang, Fauzi.

Informasi dari Wali Nagari Bukik Batabuah, Halim Cs melakukan pendakian ke Gunung Marapi dari Pos Koto Baru, Sabtu (20/6/2020). Saat berada di puncak pada Senin (22/6), kelompok ini bertemu pendaki lain yang juga warga Nagari Bukik Batabuah atas nama Rahmad cs.

Ketika melakukan perjalanan turun, dua kelompok itu memilih jalur berbeda. Halim Cs dengan tambahan satu anggota baru memilih turun dari jalur Badorai sedang kelompok Rahmad cs melalui jalur Koto Baru. Dilaporkan pula mereka dalam perjalanan turun tanpa perbekalan.

Senin sore pukul 15.00 WIB, Halim dan rekan-rekannya tersesat di tengah Rimba. Salah satu anggota sempat mengirimkan sinyal berupa pesan singkat kepada Zul, Kelompok Pecinta Alam (KPA) Palala Agam.

Mereka mencoba memberitahu sekaligus meminta pertolongan bahwa mereka hilang arah di Rimbo Takuruang. Tidak selang berapa lama KPA Palala Agam kehilangan kontak dengan mereka.

Lantas dilakukan penelusuran oleh KPA Palala Agam bersama keluarga dan pemuda Bukik Batabuah. Sampai di TKP, tidak ditemukan jejak Halim dan kawan-kawannya.

Selasa pagi pukul 10.00 Halim Cs kemudian dilaporkan hilang kepada aparat terkait. Tim SAR gabungan pun melakukan pencarian. Akhirnya mereka berhasil ditemukan pukul 11.30.

“Mereka ditemukan di kawasan hutan Rimbo Kalam, tak jauh dari lokasi terakhir saat dilaporkan hilang (Rimbo Takuruang). Kita temukan mereka masih kuat dan bugar. Kita juga bawakan logistik ke lokasi. Sebab infonya mereka turun tanpa perbekalan,” tutup Fauzi. (p)