Nasrul Abit, Tokoh Panutan Yang Menginspirasi

11
Nasrul Abit Datuak Malintang Panai, mantan Bupati Pesisir Selatan (Pessel) dua periode 2005-2015, dan Wakil Gubernur Sumbar 2015-2020.(IST)

Kepergian almarhum Nasrul Abit Datuak Malintang Panai, mantan Bupati Pesisir Selatan (Pessel) dua periode 2005-2015, dan Wakil Gubernur Sumbar 2015-2020, memberikan duka begitu mendalam. Rasa duka itu bukan saja dirasakan keluarga almarhum, tapi juga masyarakat Sumbar.

”Rasanya kepergian beliau begitu cepat. Sebab, belum lama rasanya beliau masih terlihat tegar. Hal itu terlihat ketika beliau mengantarkan bantuan APD untuk petugas kesehatan RSUD dr M Zein Painan dan petugas medis di Puskesmas Airhaji beberapa waktu lalu,” ungkap Suharman 49, tokoh masyarakat Pessel di rumah duka di Labuhan Tanjak Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Pessel, Sabtu (28/8).

Nasrul Abit meninggal usai berjuang melawan Covid-19 di RSUP M Djamil, Kota Padang, Sabtu (28/8) sekitar pukul 01.39 dalam usia 66 tahun. Jenazah almarhum sampai di rumah duka di Labuhan Tanjak Airhaji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Pessel, Sabtu (28/8) pukul 10.00.

”Beliau salah seorang tokoh Pessel yang sangat baik dan ramah terhadap kita masyarakat bawah. Selain itu, jasa beliau juga sangat banyak kepada masyarakat Pessel. Jadi, kehadiran kami hari ini bentuk penghormatan terakhir terhadap jasa beliau. Dan ini tidak bisa kami tahan,” aku Suharman.

Hal sama juga dikatakan Masri, 52, warga lainnya kepada Padang Ekspres. ”Bagi kami almarhum Nasrul Abit adalah salah satu tokoh terbaik Pessel. Sewaktu masih hidup, beliau sangat dekat dengan warga dari dari kecamatan mana saja. Keakraban itu terus berlanjut setelah beliau tidak lagi menjadi wakil gubernur,” ungkapnya.

Selain masyarakat dari berbagai kecamatan hadir, beberapa tokoh masyarakat dan pejabat dari Pemkab Pessel, dan Pemprov Sumbar juga terlihat hadir di rumah duka. Di antaranya Gubernur Sumbar Mahyeldi dan rombongan, Bupati Pessel Rusma Yul Anwar dan Wakil Bupati Pessel, Rudi Hariyansyah.

Mantan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno melalui akun Facebook-nya mengatakan, selama menjabat wakil gubernur periode 2016-2021 begitu banyak kenangan manis bersama almarhum dalam menjalankan amanah sebagai kepala daerah.

”Dukungan beliau yang luar biasa kepada saya selaku Gubernur, sangat berarti dalam mewujudkan Sumbar yang sejahtera. Semoga kebaikan beliau tersebut mendapatkan balasan berlipat ganda dari Allah SWT. Dan bagi keluarga yang ditinggal, semoga kuat dan sabar. Amin,” ujar Irwan.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah sewaktu pelepasan jenazah di rumah duka, menyampaikan ucapan belasungkawa dan duka yang dalam atas tutup usia mantan wagub Sumbar periode 2016-2021 itu.

”Pak Nasrul Abit salah seorang putra terbaik Sumbar dari Pesisir Selatan. Kita berduka, semoga Pak Nasrul Abit ditempatkan terbaik di sisi Allah SWT dan yang ditinggalkan dapat tabah dan sabar, Aamiin Ya Robbal Allamiin,” ujar Mahyeldi.

Baca Juga:  Menginspirasi!! Russirwan: Perwira Polisi Memotivasi Lewat Pertanian

”Bapak Nasrul Abit salah seorang putra terbaik Sumbar. Dalam keseharian hubungan saya dengan beliau sangat baik. Itu saya rasakan sendiri waktu saya menjadi wakil wali kota, menjadi wali kota, dan hingga menjadi gubernur saat ini. Saya selalu berkomunikasi baik dengan almarhum. Bahkan, hubungan saya dengan almarhum seperti hubungan beradik kakak,” katanya.

Ditambahkannya, almarhum memiliki banyak gagasan ide dan inisiatif selama menjadi wakil gubernur Sumbar untuk kemajuan Sumbar ke depan. ”Berbagai ide dan inisiatif yang beliau cetuskan untuk kemajuan Sumbar ke depan itu akan kita lanjutkan nantinya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar menyebut, almarhum sosok pemimpin yang baik dan bertanggung jawab. Dia juga memiliki kepribadian yang baik, dekat dengan semua kalangan, santun, memiliki kepedulian sosial yang tinggi dan lainnya. Kepergian almarhum, duka bagi seluruh masyarakat Pessel, dan Sumbar umumnya.

Sekprov Sumbar Hansastri juga menyampaikan, segala aktivitas dan pemikiran Nasrul Abit dalam memajukan pembangunan sewaktu menjabat Wagub Sumbar telah memberikan banyak arti dan makna bagaimana melaksanakan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

”Semua pemikiran semangat kerja pak Nasrul Abit yang diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemprov Sumbar, menjadi inspirasi yang berharga dalam kegiatan dan program. Dan, hal-hal baik ini akan kami lanjutkan kedepannya,” ujarnya.

Hansastri juga mengatakan, sosok Nasrul Abit yang mudah bergaul dengan semua golongan dan masyarakat. Kita berduka atas kepergiaan Nasrul Abit sosok yang dapat jadi panutan.

”Beliau amat terbuka dan bersahaja, selalu mencari solusi yang terbaik dalam menyelesaikan persoalan yang ada. Selalu ada pemikiran dan jalan keluar yang tidak mengabaikan aturan yang berlaku,” ungkapnya

Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Heffi mengatakan, almarhum telah mengabdikan diri sebagai Wakil Bupati Pessel periode 2000-2005, Bupati Pessel dua periode selama 2005-2015 dan terakhir sebagai Wakil Gubernur Sumbar periode 2016-2021 berpasangan dengan Irwan Prayitno.

Nasrul Abit putra pasangan Abit dan Syamsinar. Almarhum meninggalkan seorang istri, yakni Wartawati, dan tiga orang anak yaitu Nia Widyanti, Denis Saputra dan Nasta Oktavian. Almarhum dikebumikan di makam keluarga di Labuhan Tanjak Airhaji, Kecamatan Linggo Sari Baganti Sabtu (28/8) pukul 11.30 secara protokol Covid-19. (yon)