PLN Upayakan Perbaikan Segera SUTT Tersambar Petir di Batangkapas

7
Tower SUTT untuk GI Kambang yang tersambar petir di Kampung Jambak Pasar Kuok Batangkapas. (Foto: IST)

Delapan kecamatan yakni Ranah Pesisir, Linggosari Baganti, Airpura, Pancungsoal, BAB Tapan, Rahul Tapan, Lunang dan Silaut, mengalami mati listrik, Senin (2/3/2020). Sebelumnya tiga kecamatan yakni Batangkapas, Sutera dan Lengayang juga dilaporkan mengalami mati listrik.

“Seluruhnya mati total, karena semuanya bersumber dari GI Kambang itu,” ungkap Manejer PLN Rayon Painan, Harmenjoni.

Ia menjelaskan, sampai saat ini (pukul 20.00 WIB) PLN masih berupaya untuk memulihkan teknis jaringan yang rusak. Namun, sampai kapan akan pulih Rayon Painan tidak bisa memastikan.

“Sekarang kita bergantung pada GI, sampai di mana kecepatannya bisa perbaiki, dan kita tidak memprediksi (pulihnya), karena itu di luar kewenangan saya,” jelasnya.

Ia berharap, para pelanggan PLN bisa bersabar. Sebab, kondisi listrik mati dipicu akibat fenomena alam. “Intinya PLN akan berupaya semaksimal mungkin. Untuk listrik yang mati, sekarang GI Kambang telah proses perbaikan,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, aliran listrik tiga kecamatan, di Kabupaten Pesisir Selatan , Sumatera Barat pudur, setelah diduga tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Garduk Induk (GI) di daerah setempat tersambar petir, Senin (2/3/2020).

Dijelaskan, kondisi itu terjadi sekitar pukul 17.15 WIB, saat hujan lebat disertai petir melanda daerah setempat. SUTT yang tersambar petir terletak di Kampung Jambak Pasar Kuok Batangkapas. (*)