BPR Padang Kuning, Naikkan Aset, Kendalikan Biaya, Tumbuhkan Laba

16

Capai target dan bukukan pertumbuhan usaha double digit. Itulah yang terlihat dari kinerja PT BPR Padang Kuning ditahun 2020. Total asset tercapai Rp 17,62 miliar, realisasi kredit 11,68 Miliar, Dana Pihak Ketiga tercapai Rp 13,64 Miliar dan laba bersih usaha naik dari Rp 370 Juta ditahun 2019 menjadi Rp 382 Juta ditahun 2020.

Banyak cara yang dilakukan lembaga keuangan untuk menghasilkan pertumbuhan usaha dalam kondisi ekonomi yang melambat. Ada yang menumpukan pada esifiensi dan ada pula yang mengambil opsi berani dengan terus memacu kredit demi meningkatkan total asset usaha. Dua strategis itu dilakukan PT BPR Padang Kuning di tahun 2020. Selain mencoba memaksimalkan realisasi kredit, Manajemen PT BPR Padang Kuning ditahun 2020 juga berupaya menekan biaya demi memaksimalkan kinerja laba.

“Alhamdulillah, kinerja usaha tahun 2020 masih bertumbuh double digit. Total asset kita tercapai Rp 17,62 Miliar, realisasi kredit naik menjadi Rp 11,68 Miliar dan dana pihak ketiga pun tumbuh menjadi Rp 13,63 Miliar. Sementara kualitas usaha kita ditahun 2020 juga lebih membaik dibandingkan tahun 2019 yang lalu. BOPO kita makin membaik dengan ratio 87,43 persen dan laba bersih usaha tumbuh dari Rp 370 juta ditahun 2019 menjadi Rp 382 Juta ditahun 2020 atau tumbuh secara year on year”, ujar Direktur Utama PT BPR Padang Kuning Dedviandri yang didampingi Direkturnya Devi Mesra kepada Padang Ekspres kemarin.

Menurut Dedviandri, melambatnya dan turunnya daya beli masyarakat ditahun 2020 harus kita akui sangat berdampak pada operasional PT BPR Padang Kuning khususnya untuk ekspansi kredit. Meskipun begitu kita tak menyerah, berbekal semangat dan kerja keras kita tetap berupaya untuk menghasilkan pertumbuhan usaha dan kredit ditahun 2020. Untuk setiap peluang yang ada kita coba manfaatkan dengan semaksimal mungkin.

“Berat memang, namun pertumbuhan usaha tetap harus kita hasilkan untuk mempertahankan sustainable usaha. Alhamdulillah, kerja keras kita bersama masih membuahkan hasil yang baik”, ujar Dedviandri.

Dari audit yang dilakukan akuntan public Afrizal SY Per 31 Desember 2020 tercatat total asset PT BPR Padang Kuning tercapai Rp 17,62 Miliar atau tumbuh year on year (y-o-y) sebesar 11,87 persen dibandingkan realisasi asset tahun 2019 yang lalu dengan realisasi Rp 15,75 Miliar.

Membaiknya kinerja asset sama sama dikontribusi oleh sector dana dan realisasi kredit. Total Dana Pihak Ketiga yang mampu dihimpun tercapai sebesar Rp 13,63 Miliar atau tumbuh secara y-o-y sebesar 14,24 persen dibandingkan realisasi dana pihak ketiga tahun 2019 yang lalu dengan realisasi Rp 11,94 Miliar.

Dari dua produk penghimpun dana, baik tabungan maupun deposito sama sama tumbuh signifikan ditahun 2020. Total dana tabungan yang mampu dihimpun tahun 2020 tercatat sebanyal Rp 10,99 Miliar atau tumbuh y-o-y sebesar 12,24 persen dibandingkan realisasi dana tabungan tahun 2019 yang lalu dengan nilai Rp 9,77 Miliar. Begitu juga dengan dana deposito yang terkumpul sebanyak Rp 2,65 Miliar atau tumbuh 22,12 persen secara y-o-y dibandingkan dana deposito tahun 2019 yang lalu dengan nilai Rp 2,17 Miliar.

Baca Juga:  Astra Group Padang Bagikan 150 Paket Sembako dan 5 Ribu Lembar Masker

Dana Naik, Beban Bunga Turun

Ada realita menarik yang dapat ditelisik dari kinerja dana PT BPR Padang Kuning ditahun 2020. Sudah jadi rahasia umum bahwa makin besar dana pihak ketiga yang dihimpun maka semakin besar pula beban bunga yang musti dipikul. Namun, kondisi yang berbeda justru terjadi pada BPR Padang Kuning tahun 2020 ini.
Total dana secara year on year mengalami peningkatan sementara beban bunga secara year on year mengalami penurunan. Buktinya, beban bunga yang musti dipikul PT BPR padang Kuning ditahun 2020 sebesar Rp 445 juta atau turun dibandingkan beban bunga tahun 2019 yang lalu sebesar Rp 471 Juta.

“Penurunan beban bunga ini lebih dikontribusi oleh pelunasan sebagian pinjaman antar bank. Selain itu untuk meringankan biaya bunga, kami di BPR Padang Kuning lebih memaksimalkan sumber dana melalui Dana tabungan. Dari Rp 13,64 Miliar dana pihak ketiga maka 80,57 persennya bersumber dari dana tabungan sedangkan 19,42 persennya baru bersumber dari dana Deposito. Langkah inipun sebagai upaya untuk menekan beban bunga”, ujar Dedviandri.

Kinerja positif disektor dana juga berbanding lurus dengan kinerja kredit. Walau tak bertumbuh double digit namun sepanjang tahun 2020 BPR Padang Kuning masih mampu menyalurkan kreditnya dengan baik dan menghasilkan pertumbuhan secara year on year. Total kredit yang mampu disalurkan ditahun 2020 tercatat sebanyak Rp 11,58 Miliar ataumbuh secara y-o-y sebesar 6,57 persen dibandingkan realisasi kredit tahun 2019 yang lalu dengan nilai Rp 10,96 Miliar.

Berhasilnya manajemen PT BPR Padang Kuning mengelola biaya ditahun 2020 bisa dilihat dari realisasi ratio Biaya Operasional berbanding Pendapatan Operational (BOPO). Ditahun buku 2020 BOPO terealisasi diangka 87,43 persen. Capaian BOPO ini terbilang relative bagus untuk kelas BPR terutama BPR dengan asset dibawar Rp 20 Miliar.

Sementara itu kualitas aktiva produktif tercapai 4,35 persen, capaian inipun masih berada dibawah ambang batas maksimum regulasi otoritas jasa keuangan.

“Asset yang bertumbuh, Kredit yang naik dan biaya yang cendrung menurun inilah yang berikan efek positif terhadap laba. Laba bersih usaha yang mampu dibukukan ditahun 2020 tercatat sebanyak Rp 382 Juta atau tumbuh dibandingkan realisasi laba tahun 2019 yang lalu dengan capaian Rp 370 Juta”, ujar Dedviandri.

Dari data yang dimiliki Padang Ekspres, PT BPR Padang Kuning merupakan salah satu BPR dibawah binaan Bank Nagari yang beroperasional diwilayah Kabupaten Limapuluh Kota. BPR yang diawali dari Lumbung Pitih Nagari (LPN) kemudian bermigrasi menjadi Bank Perkreditan Rakyat.

“Atas nama manajemen kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terkhusus untuk nasabah setia kami, team work dan masyarakat di Limapuluh Kota. Semoga ditahun 2021 ini kinerja kita jauh lebih baik lagi”, tukas Dedviandri. (two)

Previous articleLama Rusak, Warga Minta Jembatan Lubuk Napa Diperbaiki
Next articleSelain Gus AMI, Figur Andi Amran Bisa Duet dengan Puan dan Prabowo