Dunia Usaha Tetap Bayar THR, Pemerintah Berikan Stimulus

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan usai rapat terbatas melalui konferensi video, Kamis (2/4). (Foto: humas setkab)

Menghadapi Lebaran tahun ini yang diperkirakan masih dipengaruhi pandemi Covid-19, dunia usaha diminta tetap memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada pekerjanya karena itu merupakan kewajiban undang-undang.

“Ini diingatkan kepada pihak swasta bahwa THR ini menjadi sesuatu yang berdasarkan undang-undang diwajibkan. Tentunya Kementerian Tenaga Kerja sudah menyiapkan hal-hal yang terkait dengan THR tersebut,” ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan keterangan usai rapat terbatas bersama presiden melalui konferensi video, Kamis (2/4).

Pemerintah, kata Airlangga, sudah mempersiapkan dan memberikan stimulus-stimulus kepada dunia usaha seperti PPH Pasal 21 yang selama ini sudah diberikan ke sektor pengolahan. ”Ini berdasarkan paket kemarin yang diluncurkan, yaitu melalui Perpu dan APBNP,” tambahnya.

Dukungan untuk sektor usaha, akan diperluas tidak hanya ke sektor industri manufaktur, tapi sektor terdampak lainnya termasuk pariwisata, jasa terkait pariwisata, transportasi, dan sektor-sektor yang akan segera dikoordinasikan untuk ditambahkan.

Sebelumnya, Airlangga menyampaikan ketersediaan pangan sekarang dari 11 komoditas, pemerintah sudah memonitor stok yang ada, harga dan distribusi pangan.

”Baik itu beras dari stok yang ada dan perkiraan panen di bulan April, Mei, dan Juni ini, diperkirakan kebutuhan menjelang Lebaran stoknya terjaga,” katanya.

”Kemudian yang terakhir tentu suplai dari sektor utilitas dan energi, tadi disampaikan oleh Menteri ESDM, baik itu dari segi ketenagalistrikan, bahan bakar minyak maupun elpiji siap untuk menghadapi Lebaran nanti,” katanya.(esg)