1.258 Perusahaan di Sumbar Terpukul, 6.551 Pekerja Dirumahkan dan Di-PHK

Ilustrasi karyawan terkena PHK.

Jumlah tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan di Sumbar akibat dampak virus korona (Covid-19) terus bertambah.

Data yang masuk ke Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumbar hingga Minggu (5/4) pukul 12.00, jumlah tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan tercatat sebanyak 6.551 orang. Bertambah 2.252 orang dibandingkan Sabtu (4/4).

Kepala Disnakertrans Sumbar, Nasrizal mengatakan, dari data 6.551 orang tersebut, sebanyak 6.157 orang tenaga kerja dirumahkan tanpa upah dan 398 orang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Tenaga kerja, baik yang dirumahkan maupun di-PHK itu, berasal dari 1.258 perusahaan dan usaha di Sumbar,” ujarnya.

Saat ini pihaknya bersama Dinas Tenaga Kerja Kabupaten dan Kota masih menghimpun data para tenaga kerja di Sumbar yang kehilangan pekerjaan, untuk diusulkan sebagai penerima perlindungan sosial melalui Program Kartu Prakerja dari Kementerian Ketenagakerjaan RI.(esg)