BRI Kanwil Padang Gelar Regional Economic Forum bersama OJK

67

BRI Kanwil Padang kembali mengadakan kegiatan rutin Regional Economic Forum, Senin (5/7/2021) bertema “Kondisi Lembaga Keuangan Provinsi Sumbar Tahun 2021”.

Kegiatan ini dilakukan BRI Kanwil Padang bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Provinsi Sumbar, di Aula Kanwil BRI Padang dengan menerapkan protokol kesehatan.

Regional Economic Forum ini dihadiri Kepala OJK Provinsi Sumbar Yusri, Pemimpin Wilayah BRI Padang Wahju Hidajat dengan moderator Wisnu Wardhana, Team Leader Regional Decision Support BRI Kanwil Padang.

Pemimpin Wilayah BRI Padang, Wahju Hidajat, membuka kegiatan sekaligus menyampaikan kondisi BRI Kanwil Padang pada masa Pandemi Covid19.

BRI dengan jaringan kerja yang tersebar luas serta digital transformation yang diusung saat ini mampu membukukan angka pencapaian yang positif.

Net profit margin tumbuh 19% secara YoY pada posisi Mei 2021 dengan pencapaian Rp 346 miliar dan mampu menurunkan BOPO sebesar 19.24% di angka 67,75%.

Dari sisi pinjaman, seluruh segmen kredit mengalami pertumbuhan dari posisi Mei tahun lalu. Segmen kredit mikro masih menjadi andalan BRI dengan pertumbuhuan YoY sebesar 24% dan menguasai lebih dari 53% portofolio pinjaman.

BRI sebagai bank plat merah telah menyalurkan hingga  Rp 1,4 triliun KUR Mikro, Rp114,9 miliar KUR Super Mikro, Rp204,6 miliar KUR Ritel dengan total lebih 60.000 debitur di posisi Mei 2021 di Provinsi Sumbar.

“Kondisi pandemi Covid-19 telah mendorong percepatan adaptasi nasabah perbankan terhadap digitalisasi transaksi. Terbukti dengan meningkatnya transaksi ATM sebesar 91% secara YoY sebesar 4.5 juta transaksi, transaksi CRM tumbuh 294% dengan 595 ribu transaksi, transaksi agen BRILink tumbuh 41% dengan 11,5 juta transaksi dan transaksi mobile banking dan internet banking tumbuh 148% dengan jumlah 55,7 juta transaksi,” jelas Wahju Hidajat.

Lebih lanjut Wahju menjelaskan bahwa peran BRI dalam pemulihan sektor UMKM, khususnya di Sumbar salah satunya dengan mendukung pasar tradisional menjadi pasar berbasis web melalui Pasar.id.

Baca Juga:  Kendalikan Inflasi, Leonardy: Perlu Penggemukan Sapi dan Bibit Jengkol

Kemudian, layanan jasa laku pandai dengan jumlah 15.865 agen BRILink yang tersebar di seluruh Sumbar serta adanya aplikasi BRISPOT untuk proses pinjaman secara cepat kapanpun dan dimanapun serta membangun ekosistem pasar dan ekosistem pedesaan.

Kepala Perwakilan OJK Provinsi Sumbar, Yusri menyampaikan kasus Covid-19 global sedikit melandai didukung oleh percepatan program vaksinasi terutama di negara maju.

Pengendalian pandemi mendorong peningkatan permintaan barang dan perdagangan global dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi sebesar 5.8%. Hal ini tentunya akan berdampak pada sektor-sektor ekonomi yang berkontribusi besar terhadap PDRB Sumbar seperti seperti Pertanian, Kehutanan, Perikanan, Perdagangan, Transportasi dan Konstruksi.

Sinergi kebijakan OJK, Bank Indonesia dan pemerintah di tahun 2020 menghasilkan kebijakan-kebijakan strategis guna bertahan dalam kondisi saat ini.

Yakni, pemberian relaksasi kredit kepada debitur yang terdampak pandemi Covid19 melalui restrukturisasi, pelonggaran likuiditas, pemberian subisidi bunga dan penurunan suku bunga acuan.

Selanjutnya, di tahun 2021 pemerintah besama regulator mengeluarkan kebijakan relaksasi ATMR, relaksasi LTV/PD, insentif pajak dan tetap melanjutkan kebijakan restrukturisasi.

Di sisi perbankan Sumbar, Yusri menjelaskan market share pinjaman perbankan sebesar 1% dari total nasional. Sedangkan dari sisi dana pihak ketiga sebesar 0.71%, dengan kontribusi BRI terhadap kredit Sumatera Barat sebesar 27,61%, dan 22,35% untuk Dana Pihak Ketiga.

“Sedangkan target penyaluran KUR belum merata disalurkan oleh perbankan Sumbar,” kata Yusri.

Dalam forum ini, Yusri mengingatkan kembali untuk selalu waspada terhadap pinjaman online yang marak di kalangan masyarakat Sumbar.

Regional forum yang berlangsung 2 jam ini diikuti seluruh pekerja se-Kanwil Padang hingga ke BRI Unit se-Sumbar secara virtual.

Diharapkan kegiatan ini terus diadakan dengan harapan memberi semangat dan motivasi serta menambah knowledge seluruh insan BRILian BRI Kanwil Padang.(rel)