UMKM Ingin Go Digital? Ini Solusinya #MelajuBersamaGojek

(kanan-kiri) Deputi Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM - Eddy Satriya dan Co-CEO Gojek - Andre Soelistyo saat mendengarkan penjelasan dari VP of Merchant Marketing Gojek - Diera Yosefina Hartono . (IST)

Gojek, super app terdepan di Asia Tenggara hari ini meluncurkan inisiatif #MelajuBersamaGojek  sebagai solusi inklusif dan komprehensif (hulu ke hilir) bagi UMKM untuk go-digital.

Inisiatif #MelajuBersamaGojek merupakan keseluruhan upaya dan teknologi dalam ekosistem Gojek  yang membantu UMKM lebih mudah menerapkan digitalisasi pada setiap langkah operasional bisnis  sehari-hari, mulai dari pemasaran, pemesanan (pemrosesan order), pembayaran, pengiriman,  hingga administrasi. Ragam solusi tersebut dapat langsung digunakan oleh semua tipe UMKM, dari  yang berskala mikro hingga besar.

Selain menyediakan solusi yang komprehensif untuk UMKM seperti  layanan pengiriman GoSend dan GoBox, Gojek juga bekerja sama dengan berbagai pihak lainnya  termasuk mitra pembayaran seperti QRIS dan Link Aja, dan penyedia logistik Pos Indonesia, Paxel, dan  JNE.

Lewat hastag #MelajuBersamaGojek, Gojek ingin UMKM dapat berakselerasi sehingga bisnis yang dijalankan oleh para mitra Gojek yang hampir sebagian besar adalah UMKM dapat berkembang dengan pesat.

“Kami ingin apa yang kami lakukan bisa membuat UMKM melaju lebih cepat, ” kata Co-CEO Gojek, Andre Soelistyo saat jumpa pers peluncuran inisiatif #MelajuBersamaGojek, Senin (10/08/2020).

Andre mengatakan, UMKM berkontribusi menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Dengan berkembangnya UMKM, diharapkan makin berkembang juga ekonomi Indonesia.  Apa yang sudah dilakukan Gojek bersama mitra UMKM secara nyata telah memberikan kontribusi terhadap perekonomian Indonesia.

Sejak berdiri sampai sekarang, Gojek sudah bekerjasama dengan 599 ribu mitra merchant yang hampir 95 persen adalah UMKM. “Hidup matinya Gojek ada bersama mitra driver dan mitra merchant ini,” ujar Andre.

Namun kata Andre, saat ini adalah masa-masa sulit bagi jutaan UMKM. Sebagian mitra merchant terpaksa harus tutup sementara waktu. Di tengah kondisi itu, ada semangat baru yang muncul dimana ada 120 ribu mitra baru yang bergabung bersama Gojek. Mereka melihat ada peluang yang besar di balik bisnis daring ini terutama di masa pandemi saat ini.

Gojek terus berupaya mengembangkan  solusi yang lengkap, inklusif, dan mudah diterapkan yang membantu UMKM mempertahankan bisnis  sekaligus mengembangkan skala usahanya. “Ada akselerasi digital terhadap UMKM dalam kondisi pandemi dan kami berusaha mempersiapkan UMKM agar mampu bertahan di masa pandemi,” jelasnya.

“Kami menerapkan prinsip gotong royong dalam membantu UMKM, yakni bekerja sama dengan  banyak pihak khususnya pemerintah dan institusi lainnya yang memiliki misi serupa untuk mendorong  UMKM naik kelas. Lewat inisiatif inklusif dari hulu ke hilir pada #MelajuBersamaGojek, harapannya  kami bisa mempercepat transformasi UMKM dari bisnis tradisional menjadi usaha digital sehingga  UMKM dapat terus berkontribusi positif untuk ekonomi Indonesia, ” sambungnya.

Staf Ahli Menteri Keuangan  RI Bidang Pengawasan Pajak, Nufransa Wira Sakti, mengatakan peran teknologi sangat penting membantu masyarakat selama pandemi. Teknologi ini harus ditunjang oleh infrastruktur agar teknologi ini bisa menyatukan kita semua.   Ia menegaskan, Pemerintah tidak tinggal diam ketika pandemi terjadi salah satu upaya dengan memberikan insentif kepada pelaku usaha termasuk UMKM senilai Rp 123,46 triliun melalui Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Dia berharap inovasi dan solusi unggul yang diberikan berbagai platform digital termasuk Gojek membantu UMKM  dalam mengadopsi teknologi dan bertransformasi usahanya, dapat secara konsisten dilakukan. “Selain  itu, kondisi saat ini mengingatkan kita pentingnya mendorong pelaku UMKM di berbagai sektor menjadi formal, sehingga bagi pengambil kebijakan mudah menentukan strategi penyelamatan dan  insentif secara akurat, tepat, dan cepat, ” ungkapnya.

Baca Juga:  Jumlah Pendaftar Program Diskon Super Wow Lampaui Target

Gerakan #MelajuBersamaGojek dan UMKM Indonesia hendaknya hadir menjadi penyempurna seluruh dukungan berbagai inisiatif dan strategi Pemerintah  untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dengan semangat gotong royong lintas sektor.

Sementara itu, Deputi Bidang  Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenkop & UKM, Arif Rahman Hakim, mengatakan dengan bergabung di dalam platform digital, pelaku UMKM diharapkan mampu cepat beradaptasi.

Pada saat ini katanya, baru 13% atau setara dengan 8 juta pelaku UMKM yang sudah terhubung dengan dunia digital. Melalui peluncuran #MelajuBersamaGojek, dia berharap digitalisasi UMKM akan terus mendorong mencapai 10 juta UMKM go digital ampai akhir tahun ini sebagaimana ditargetkan  pemerintah, semakin banyak solusi-solusi komprehensif yang akan diberikan bagi kemajuan UMKM  Indonesia ke depan.

“Saya mengajak pelaku UMKM yang belum bergabung secara online dapat memanfaatkan berbagai keunggulan teknologi platform digital seperti Gojek dan platform lainnya, dengan optimisme perekonomian bisa tumbuh. Untuk yang sudah berada di dalam sistem online, untuk terus melaju, tidak lupa disertai peningkatan kualitas produk/ jasa layanan, dan kapasitas  produksi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga skala usaha dapat terus meningkat,” paparnya.

Solusi Gojek untuk UMKM

Inisiatif #MelajuBersamaGojek ini ditandai dengan diluncurkannya situs web www.melajubersamagojek.com yang dapat diakses oleh seluruh pelaku UMKM nusantara. Dalam situs web tersebut, para pelaku UMKM bisa mendapatkan solusi ekosistem Gojek yang paling tepat sesuai dengan bisnis mereka dipandu oleh rangkaian angket sederhana.

Berbagai ragam solusi inklusif dari hulu ke hilir yang dihadirkan ekosistem Gojek untuk para pelaku UMKM termasuk:

● Selly: aplikasi keyboard dan dashboard yang memudahkan UMKM melayani pelanggan.

● MidTrans Payment Link: solusi pembayaran paling lengkap untuk usaha online.

● GoBiz: aplikasi lengkap untuk manajemen usaha pelaku UMKM (pesan-antar, pengaturan  promosi, pembayaran).

● Moka: aplikasi kasir online dan alat pembayaran nontunai.

● GoSend & GoBox: layanan logistik dan pengiriman cepat, di dalam dan antar-kota.

● GoPay: e-wallet dan e-money nomor satu di Indonesia.

● GoFood: aplikasi pesan antar makanan terbesar di Asia Tenggara.

● GoShop: layanan belanja online dengan mudah  Selain solusi teknologi, dukungan Gojek kepada UMKM turut diberikan melalui sederet program  pelatihan dan peningkatan kapasitas seperti Gojek Wirausaha, Go-Nusantara, Komunitas Laris Manis  GoSend, dan Komunitas Partner GoFood (KompaG).

Inisiatif #MelajuBersamaGojek juga diperkuat dengan semangat gotong royong melalui kolaborasi erat antara Gojek dan berbagai program dan instansi pemerintah, di antaranya adalah turut berpartisipasi aktif mengkampanyekan gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI), memperluas akses pelaku pasar tradisional melalui inisiatif Pasar Mitra Tani, serta menjalin kerja sama dengan Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) untuk penyaluran pinjaman bunga ringan untuk UMKM. (bis)