Harga Daging Tembus Rp 140 Ribu per Kg

15
Pedagang daging di Simpang Berok Rakik Siteba, Kuraopagang saat melayani pembeli, Minggu (11/4). (IST)

Sudah menjadi kebiasaan, menjelang puasa sejumlah kebutuhan pokok harganya naik cukup signifikan. Salah satunya daging sapi yang kini melonjak hingga Rp 140 ribu per kilogram. Biasanya hanya Rp 120 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang daging di Simpang Berok Rakik Siteba, Kuraopagang, Edi Suardi, 58 mengatakan, harga daging segar saat ini memang naik. Sebab pasokan daging menurun dari biasanya. “Harga daging segar saat ini menembus kisaran harga Rp 140 ribu per kilogram, dari biasanya Rp 130 ribu per kilogram,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, meski harga naik, namun penjualan daging meningkat dua kali lipat. Itu dikarenakan banyak masyarakat yang membeli daging untuk persiapan menu buka dan santap sahur. “Banyak masyarakat yang membeli. Sampai-sampai menghabiskan 300-400 kilogram daging segar, dari biasanya yang hanya 100 kilogram saja,” katanya.

Ia mengungkapkan, daging sapi kini menjadi langka dan susah di pasaran karena lonjakan permintaan memasuki bulan puasa. “Kalau daging ini dipasok dari dari Solok dan Alahanpanjang. Saya berharap harga daging kembali turun seperti biasanya dan juga stoknya kembali lancar,” harapnya.

Sementara itu, pedagang daging Blok IV Pasar Raya Padang, Anton Putra, 36, mengungkapkan, harga daging sapi yang dijualnya berkisar Rp 120-130 ribu per kilogram, dari biasanya yang hanya Rp 110 ribu per kilogram. “Harga daging memang naik. Harga itu mengalami kenaikan sejak dua bulan belakangan,” jelasnya.

Baca Juga:  Masjid Agung Babussalam Santuni Ratusan Anak Yatim Piatu

Dia mengakui, permintaan daging segar saat ini meningkat tajam hingga 50 persen. “Sejak tiga hari belakangan permintaa daging jauh meningkat. Saat ini saja menjual daging segar mencapai 400 kilogram,” terang Anton Putra.

Para pembeli rata-rata membeli satu hingga dua kilogram daging segar untuk kebutuhan rumah tangga sebagai persiapan menyambut bulan puasa. “Daging-daging ini akan dijadikan lauk pauk yang tahan lama dan awet. Persiapan menyetok buat buka dan santap sahur,” imbuhnya.

Di samping itu, katanya, tak tertutup kemungkinan harga daging segar bakal bisa naik hingga Hari Raya Idul Fitri nanti. “Kalau dilihat sejauh ini stok daging memang berkurang pasokannya, maka dari itu harganya naik. Biasanya dalam satu hari itu bisa menyetok hingga 600-800 kilogram, sekarang hanya 400 kilogram saja,” paparnya.

Salah seorang pembeli daging, Armiati, 43, mengaku membeli daging segar untuk memasak rendang. Ini merupakan kebiasaan setiap tahun yang ia lakukan. “Kami tidak setiap hari makan daging. Ini kesempatan kita masak daging jelang puasa sekalian untuk stok makanan di rumah,” tukasnya. (r)

Previous articleTempat Pemandian Dipadati Warga, Polisi Bubarkan Kerumunan Balimau
Next articleDua Pengedar, 37 Paket Sabu Diamakan