Kinerja PT BPR Guguk Mas Makmur, Asset Tumbuh, Laba jadi Rp 1,06 M

14

Selalu saja ada peluang dibalik sebuah tantangan. Itulah yang dibaca dengan baik oleh manajemen PT BPR Guguk Mas Makmur ditahun 2020.

Ketika ekonomi melambat dan lembaga keuangan mengalami distorsi kinerja, justru PT BPR Guguk Mas Makmur masih mampu konsisten bertumbuh. Baik secara asset maupun laba bersih usahanya.

“Alhamdulilah ditahun 2020 ini kita masih bisa mampu mempertahankan trend pertumbuhan usaha dan laba. Total asset tercapai Rp  38,83 miliar, realisasi Kredit sebanyak Rp 27,36 miliar, Dana Pihak Ketiga sebanyak Rp 30,43 miliar. Sementara itu ratio aktiva produktif juga terlihat sangat bagus. Rasio biaya terlihat kian efisien dan efektif seiring pencapaian BOPO diangka 79,15 persen, kualitas kredit yang sangat bagus dengan ratio Non Performance Loan (NPL) diangka 1,55 persen serta Laba Bersih Usaha meningkat dari Rp 960 juta ditahun 2019 menjadi Rp 1,06 miliar ditahun 2020 atau bertumbuh secara year on year sebesar 10,83 persen,” ungkap Direktur Utama PT BPR Guguk Mas Makmur , Yuhelmi Afrizon didampingi Direkturnya Neni Triana kepada Padang Ekspres kemarin.

Menurut Yuhelmi Afrizon, berhasilnya manajemen PT BPR Guguk Mas Makmur mempertahankan trend pertumbuhan usaha tak terlepas dari kerja keras team work.

Terutama dalam menghimpun dana serta menyalurkan kembali dalam bentuk kredit. Selain itu tata kelola biaya juga menjadi kata kunci dalam meningkatkan kinerja laba ditahun 2020.

Asset

Secara kinerja asset, PT BPR Guguk Mas Makmur ditahun 2020 terbilang masih sangat bagus. Selain mampu tumbuh double digit, realisasi Dana Pihak Ketiga dan realisasi kredit sama sama bertumbuh.

Dari evaluasi dan audit yang dilakukan akuntan publik Bustaman, Ezeddin & Putranto. Per 31 Desember 2020 tercatat total asset PT BPR Guguk Mas Makmur tahun 2020 sebanyak Rp 38,83 miliar atau tumbuh secara year on year sebesar 11,48 persen dibandingkan realisasi asset tahun 2019 yang lalu dengan nominal sebanyak Rp 34,83 miliar.

Bertumbuhnya kinerja asset ditahun 2020 lebih dikontribusi oleh kian tinggi kepercayaan publik kepada PT BPR Guguk Mas Makmur untuk menempatkan dana sehingga total Dana Pihak Ketiga meningkat secara year on year.

Sedangkan dibidang kredit, kondisi yang tak jauh berbeda juga terjadi seiring masih bertumbuhnya realisasi kredit secara year on year.

Dana Pihak Ketiga

Hingga per 31 Desember 2020 total Dana Pihak Ketiga yang mampu dihimpun PT BPR Guguk Mas Makmur tercatat sebanyak Rp 30,43 miliar atau bertumbuh dibandingkan Dana Pihak Ketiga tahun 2019 yang lalu dengan realisasi Rp 26,86 miliar.

Dari dua produk penghimpun dana, keduanya sama-sama menghasilkan pertumbuhan. Total dana tabungan yang mampu dihimpun selama tahun 2020 tercatat sebanyak Rp 18,74 miliar atau tumbuh dibandingkan dana tabungan tahun 2019 yang lalu dengan realisasi Rp 16,97 miliar.

Sedangkan dana deposito sepanjang tahun 2020 terhimpun sebanyak Rp 11,69 miliar atau tumbuh 18,20 persen secara year on year dibandingkan realisasi dana deposito tahun 2019 yang lalu dengan nominal Rp 9,89 miliar.

Bertumbuhnya kinerja dana dan relatif terbatasnya ekspansi kredit membuat BPR Guguk Mas Makmur ditahun 2020 mengalami surplus likuiditas.

Baca Juga:  Jaga Keandalan Listrik selama Idul Fitri, PLN Siagakan 1.464 Petugas

Cash Ratio meningkat menjadi 14,50 persen dari total asset yang dimiliki. Kelebihan likuiditas ini dimanfaatkan manajemen untuk melunasi sebagian pinjaman antar bank. Total pinjaman antar bank berhasil dikurangi dari Rp 1,46 miliar ditahun 2019 menjadi Rp 760 juta ditahun 2020.

Kredit

Walau tak sebesar dana pihak ketiga pertumbuhannya, realisasi kredit PT BPR Guguk Mas Makmur masih mampu tumbuh secara year on year.

Total kredit yang mampu disalurkan sepanjang tahun 2020 tercatat sebanyak Rp 27,36 miliar atau tumbuh melandai dibandingkan realisasi kredit tahun 2019 dengan nominal Rp 26,86 miliar.

Walau realisasi kredit tumbuh melandai namun soal kualitas kredit BPR Guguk Mas Makmur bisa berbangga diri.

Realisasi kredit bermasalah atau Non Performance Loan terbilang kecil dengan ratio NPL hanya sebesar 1,55 persen dari total kredit yang disalurkan.

Kredit yang bertumbuh dan kualitas kredit yang bagus inilah memberikan dampak bagus bagi kinerja pendapatan. Total pendapatan operasional yang berhasil dibukukan PT BPR Guguk Mas Makmur ditahun 2020 tercatat sebanyak Rp 5,95 miliar.

Dari Rp 27,36 miliar kredit yang disalurkan dihasilkan pendapatan bunga sebanyak Rp 5,74 miliar dan pendapatan lainnya sebanyak Rp 155 juta.

Laba dan RoA Meningkat

Sukses dalam meningkatkan kinerja asset dan mempercantik kualitas aktiva produktif membawa dampak positif bagi kinerja pendapatan laba.

Laba bersih usaha berhasil ditingkat dari Rp 960 juta ditahun 2019 meningkat menjadi Rp 1,06 miliar ditahun 2020 atau bertumbuh 10,83 persen secara year on year.

Membaiknya kinerja asset dan laba juga mengangkat ratio Return on Asset. Ratio RoA berhasil ditingkat menjadi 3,28 kali ditahun 2020.

Peningkatan asset, laba bersih usaha dan RoA ini otomatis juga akan meningkatkan deviden yiel yang mampu disuguhkan kepada pemegang saham.

Dari data yang dimiliki Padang Ekspres, PT BPR Guguk Mas Makmur ini termasuk salah satu BPR yang selalu berkinerja sangat bagus selama lima tahun belakangan.

BPR yang berada dibawah naungan Gebu Minang ini, selain mampu menghasilkan lompatan lompatan kinerja juga sukses meraup apresiasi dari berbagai pihak.

Teranyarnya empat tahun berturut-turut PT BPR Guguk Mas Makmur berhasil meraih penghargaan Infobank Award dan TOP 100 dengan predikat BPR berkinerja sangat bagus.

Selain itu, BPR Guguk Mas Makmur merupakan satu dari lima BPR Grup Gebu Minang yang terpantau konsisten berkinerja sangat bagus.

Siap untuk konversi

Sesuai dengan amanah RUPS dan Tuntutan masyarakat, pada tahun 2021 ini PT BPR Guguk Mas Makmur siap mengkonversi sistem usahanya dari Konvensional ke sistem Syariah.

Menurut Yuhelmi Afrizon, persiapan untuk konversi tersebut sudah dimulai dari tahun 2020, baik terkait kesiapan SDM, sarana dan prasarana maupun administratif ke OJK.

Persyaratan administratif untuk konversi tersebut sudah disampaikan ke OJK pada tgl 10 Februari 2021 lalu.

Mudah-mudahan OJK mempercepat proses tersebut dan PT. BPR Guguk Mas Makmur dapat beroperasional secara syariah pada tahun 2021 ini. Atas nama manajemen kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, semoga ditahun 2021 ini BPR Guguk Mas Makmur bisa lebih baik lagi,” tukasnya. (Two Efly-Padang Ekspres)

Previous articleGenius Sampaikan 5 Pembangunan Mendesak
Next article10 Bulan DPO, Tersangka Kasus Penganiayaan Berhasil Diringkus