Bertemu Pelanggan, PLN Sumbar Nyatakan Siap Melayani 24 Jam

PLN UIW Sumatera Barat pertemuan dengan pelanggan dalam ajang Infinite Customer Gathering. (Foto: Humas PLN)

PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Barat menggelar pertemuan dengan pelanggan dalam ajang “Infinite Customer Gathering”, Kamis (14/5/2020).

Meski diadakan dalam suasana berbeda, yakni melalui media daring video conference, acara bertema “Sinergy Beyond Covid-19” berlangsung sukses dan lancar.

Dalam kesempatan ini hadir Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Atraksi Pariwisata Sumbar, Executive Vice President (EVP) Pengembangan Regional Sumatera PT PLN (Persero), GM PLN UIW Sumbar beserta seluruh jajaran, dan para pimpinan pelanggan bisnis dan industri PLN Sumbar.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengapresiasi PLN atas berlangsungnya acara ini serta berterima kasih karena telah memberikan pelayanan maksimal 24 jam tanpa henti meski tengah berada dalam situasi pandemi Covid-19.

“Saya menyambut baik suplai listrik PLN yang saat ini telah surplus dan andal, serta sangat mengapresiasi kinerja PLN dalam menjaga pasokan listrik selama pandemi. Pemerintah provinsi mendukung penuh segala program PLN untuk masyarakat. Kami juga terus mendorong investor mengembangkan usaha di Sumbar,” ungkap Irwan Prayitno.

Lebih lanjut Irwan juga menyampaikan dukungan untuk pengembangan pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT) PLN di Sumbar.

EVP Pengembangan Regional Sumatera PLN Budi Pangestu, menyampaikan saat ini listrik Sumbar surplus sehingga siap mendukung pasokan listrik bagi pertumbuhan bisnis dan industri di Sumbar.

Daya mampu pembangkit 150kV adalah 704,25 MW dan daya mampu pembangkit 20 kV (EBT) sebesar 39,82 MW.

Dalam kondisi normal beban puncak tertinggi sebesar 599,9 MW dengan Reserve Margin sebesar 19,37 %. Sedangkan dalam kondisi pandemi saat ini beban puncak turun jadi 534 MW.

“Kondisi pandemi saat ini telah membawa dampak ke semua sisi kehidupan, tidak terkecuali penjualan energi listrik. Namun PLN sangat mengerti dan memahami sehingga senantiasa memberikan layanan maksimal kepada pelanggan 24 jam serta menghadirkan berbagai program promo untuk masyarakat kecil serta pelaku bisnis dan industri,” kata Budi.

Sementara itu General Manager PLN UIW Sumbar Bambang Dwiyanto menyampaikan di tengah pandemi Covid-19, layanan PLN tetap maksimal dengan berbagai stimulus serta program layanan yang terus dihadirkan untuk pelanggan.

“Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan stimulus listrik gratis bagi pelanggan rumah tangga daya 450 VA dan diskon tarif 50% bagi pelanggan RT daya 900 VA selama tiga bulan, serta stimulus listrik gratis bagi pelanggan bisnis dan industri kecil dengan daya 450 VA selama enam bulan untuk masyarakat dan pelaku bisnis serta industri sehingga bisa bertahan meski di tengah kesulitan saat ini,” jelasnya.

Selain itu, PLN juga menghadirkan program diskon tarif Luar Waktu Beban Puncak (LWBP-1) bagi pelanggan industri menengah atau I3 dan industri besar atau I4 untuk mendorong aktivitas produksi dan meningkatkan efisiensi mereka.

Lebih lanjut Bambang juga menyampaikan promo angsuran 0% selama 12 kali untuk biaya penyambungan bagi pelanggan yang ingin melakukan pasang baru dan penambahan daya.

Selain itu, program turun daya sementara sebagai bentuk kepedulian PLN agar pelaku bisnis dan industri dapat bertahan di tengah lesunya perekonomian.

Dalam kesempatan tersebut PLN juga menyampaikan bahwa pelanggan dapat mengakses segala informasi seputar kelistrikan, baik pembayaran tagihan listrik, informasi tarif listrik, biaya pasang baru tambah daya melalui aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh melalui smartphone berbasis Android dan IOS atau melalui contact center PLN 123.

Acara Infinite Customer Gathering merupakan wujud komitmen PLN untuk terus mendukung layanan kelistrikan, sehingga sinergi dengan seluruh stakeholder semakin erat.

PLN paham bahwa peningkatan perekonomian masyarakat sangat dipengaruhi sektor industri. Untuk itu PLN siap mendukung kelistrikan yang diperlukan industri Sumbar.(rel/esg)