Program Sharp Indonesia dan 4 Yayasan, Ajak Gen Z Peduli Lingkungan

18
ilustrasi anak menanam mangrove. (net)

Sharp Indonesia melalui komunitas binaannya Sharp Greenerator yang dibentuk pada tahun 2015 silam, bersama yayasan Nirlaba Terumbu Karang Indonesia, Transformasi Hijau, Borneo Orang Utan Survival dan Koaksi Indonesia, Sharp Indonesia memfasilitasi anak-anak muda wilayah Jakarta Bogor dan Depok, untuk mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan.

Senior PR & Brand Communication PT Sharp Electronics Indonesia, Pandu Setio dalam keterangannya mengatakan, komunitas ini adalah satu bentuk kepedulian Sharp Indonesia, terhadap peningkatan kesadaran peduli pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati di antara anak-anak muda di Indonesia. “Kami percaya pemahaman yang baik mengenai isu lingkungan di kalangan remaja akan membawa dampak positif bagi bumi di masa yang akan datang,” ujar Pandu.

“Pandemi Covid-19 yang mewabah di Indonesia sejak Maret 2020 lalu, tentu saja berdampak pada aktivitas Sharp Greenerator dalam melakukan kegiatan secara offline. Namun dengan mengusung konsep adapt, adopt dan adept, Sharp Greenerator secara tanggap mengubah kegiatan offline menjadi kegiatan online, dengan meningkatkan kesadaran masyarakat melalui sosial media dan virtual,” paparnya.

Menurutnya, salah satu kegiatan virtual yang dilakukan Sharp Indinesia adalah dengan menggelar kegiatan trilogi webinar yang dilakukan pada 28 Februari 2021 dan 5 Maret 2021 lalu. Pada gelaran pertama yang mengusung tema “Adapt Gen-Z, The Nature is Calling”.

Sedangkan gelaran kedua dengan tema “Adopt, Observe & Act! Gen-Z This is Your Moment”, Sharp Greenerator mengundang 4 yayasan nirlaba selaku fasilitator dan juga mentor dari komunitas Sharp Greenerator. Yakni Koaksi Indonesia, Transformasi Hijau, Yayasan Terumbu Karang Indonesia (Terangi), dan juga Borneo Orangutan Survival Foundation (BOS Foundation).

Baca Juga:  Astra Group Padang Bagikan 150 Paket Sembako dan 5 Ribu Lembar Masker

Masing-masing pembicara memaparkan pengalaman mengenai strategi yang dilakukan oleh masing-masing organisasi dalam beradaptasi di masa pandemi, dengan tujuan memberikan inspirasi bagi generasi muda.

Pada gelaran ketiga yang diadakan pada Sabtu, 13 Maret 2021, Sharp Greenerator menghadirkan keempat rekan yayasan nirlaba dan pembicara tamu Tasya Kamila, yang mengangkat tema “Let’s Maket it Perfect”. Para pembicaranya itu mengupas mengenai tahap ”Adept” dari konsep 3A yang diusung pada trilogi dari webinar Sharp Greenerator tersebut.

“Kegiatan ini pun merupakan program pengenalan lebih mendalam mengenai profil komunitas Sharp Greenerator dan mengundang anak-anak muda di seluruh Indonesia untuk bergabung dengan Komunitas, Sharp Greenerator secara rutin melakukan perekrutan guna melakukan regenerasi dan menjaring anggota baru,” ujarnya.

”Banyak sekali manfaat yang di dapat oleh para anggota selain ilmu pengetahuan mereka pun mendapatkan jaringan yang luas, dan membuka kesempatan mereka untuk serius terjun ke bidang pekerjaan yang berhubungan dengan lingkungan,” imbuh Pandu.

Sharp Greenerator membuka pendaftaran bagi seluruh generasi muda di kisaran usia 16-25 tahun dan memiliki kepedulian serta memiliki komitmen yang tinggi terhadap aksi pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati. Registrasi mulai dibuka pada akhir Maret 2021 hingga April 2021. ”Pendaftaran anggota tidak dipungut biaya dan untuk lebih jelasnya informasi ini dapat akses melalui akun Instagram @sharpgreenerator,” tutup Pandu. (arm/jpg)

Previous article4 Juli, Amerika Serikat Targetkan Bebas Covid-19
Next articleJembatan Simpangsugiran Hanyut, Dua Warga Terseret Arus