PLN Sumbar Siagakan Listrik untuk Penanganan Pasien Korona di RS

4
Ilustrasi. (Foto: Internet)

Saat ini pemerintah telah menetapkan sejumlah rumah sakit di Indonesia untuk menjadi rumah sakit rujukan untuk infeksi virus korona. Di Sumatera Barat ada dua rumah sakit yang menjadi rujukan, yakni RSUP M Djamil Kota Padang dan RS Achmad Mochtar Bukittinggi. Dari sisi kelistrikan, kedua rumah sakit tersebut merupakan pelanggan premium PLN yang ditopang oleh lebih dari satu sumber pasokan listrik sehingga memiliki keandalan listrik yang prima dan mumpuni guna menangani rujukan tersebut dari segi daya.

PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumbar saat ini gencar melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi penularan virus korona dengan turut berkontribusi membantu proses pemulihan pasien melalui ketersediaan listrik yang prima dan andal kepada rumah sakit rujukan untuk infeksi korona.

General Manager PLN UIW Sumbar, Bambang Dwiyanto menyampaikan bahwa pasokan listrik untuk rumah sakit rujukan tersebut dipastikan aman dan lancar dengan suplai listrik yang prima.

“Selama ini pasokan listrik untuk RSUP M Djamil lebih dari satu sumber listrik . Jadi bila terjadi permasalahan di satu sumber pasokan, maka pelanggan dipastikan disuplai dari sumber cadangan. Namun kami akan tetap bersiaga untuk memastikan tidak ada gangguan di kedua tempat tersebut sehingga proses operasional rumah sakit dalam rangka pemulihan pasien dapat berjalan lancar dan maksimal,” ungkap Bambang.

Adapun kehandalan pasokan listrik untuk RSUP M Djamil saat ini berasal dari dua penyulang yang siap melistriki tanpa padam kepada pelanggan premium silver PLN tersebut. Hal serupa juga terjadi pada RS Achmad Mochtar yang ditopang oleh tiga penyulang PLN .

Namun untuk meminimalisir kemungkinan terjadi gangguan, PLN telah menyiapkan petugas khusus yang standby 24 jam untuk melakukan pengecekan dan recovery ke lokasi bila memang ada gangguan/keluhan dari pelanggan tersebut.

Tidak sampai disitu saja, kesiagaan pasokan listrik PLN juga disiapkan guna menopang program work from home (WFH) yang diberlakukan sesuai instruksi pemerintah baru-baru ini. Hal ini akan menyebabkan penggunaan listrik di rumah pelanggan akan lebih meningkat dibandingkan hari biasa. Di sini PLN telah menyiagakan seluruh sumber daya guna memberikan pelayanan kelistrikan terbaik kepada pegawai negeri sipil maupun karyawan yang ditugaskan untuk melakukan pekerjaannya dari rumah.

Sudah jadi kewajiban PLN untuk terus memberikan pelayanan maksimal melalui pasokan listrik yang prima dan andal bagi seluruh pelanggan. PLN tetap membuka layanan pelanggan jika terdapat keluhan terkait masalah kelistrikan.

Pelanggan dapat menghubungi contact center PLN di (kode area) 123 melalui telepon/smartphone serta media sosial dan petugas PLN siap menindaklanjuti keluhan tersebut 24 jam.

PLN berupaya untuk mendukung pemerintah dan membantu masyarakat dengan berperan untuk memperkuat pasokan listrik di lokasi-lokasi vital dan bagi masyarakat. (*)