Harga Cabai dan Sayur Turun Drastis

27
Salah seorang pedagang sayur di Pasar Raya Padang sedang melayani pembeli, kemarin. (IST)

Empat hari usai Idul Fitri 1442 H, harga sejumlah komoditas mulai mengalami penurunan, setelah sempat mengalami kenaikan yang cukup signifikan jelang Idul Fitri lalu. Pantauan Padang Ekspres, Senin (17/5) di Pasar Raya Padang, penurunan harga yang signifikan terjadi pada cabai dan sayur-sayuran.

Pemilik Kios Anton Bur Blok II Pasar Raya Padang, Tinton Burhan, 39 mengatakan harga beberapa jenis cabai sudah mulai mengalami penurunan harga, akibat membanjirnya pasokan yang datang ke pasaran.

“Ya, sempat naik sepekan belakangan, beberapa jenis cabai seperti cabai merah lokal, cabai merah Jawa, cabai rawit dan cabai hijau harganya mulai turun hari ini (kemarin, red),” kata Tinton.

Ia menjelaskan, harga cabai merah lokal turun dari Rp 32 ribu per kilogram menjadi Rp 24 ribu per kilogram dan harga cabai merah jawa sebelumnya Rp 34-36 ribu per kilogram turun menjadi Rp 28 ribu per kilogram.

“Begitu pula dengan harga cabai rawit biasanya Rp 36 ribu per kilogram, sekarang turun Rp 28 ribu per kilogram dan cabai hijau dari biasanya Rp 20 ribu per kilogram, kini Rp 16 ribu per kilogram,” paparnya.

Sementara itu, meski harga beberapa jenis cabai turun, namun tidak mempengaruhi harga sejumlah komoditi lainnya, seperti bawang merah dan bawang putih yang cenderung masih stabil. “Harganya masih normal, seperti harga bawang merah Rp 22-24 ribu per kilogram dan bawang putih Rp 24 ribu per kilogram,” ujarnya.

Di samping itu, lanjutnya harga kentang dan tomat justru terjadi kenaikan harga sejak beberapa heri belakangan, lantaran pasokan yang datang sedikit ke pasaran. “Harga kentang lumayan tinggi naiknya, biasanya Rp 10 ribu per kilogram, sekarang Rp 12 ribu per kilogram dan harga tomat dari Rp 7 ribu per kilogram, kini Rp 8 ribu per kilogram,” imbuhnya.

Pedagang Sayur Blok II Pasar Raya Padang, Rido Mahendra, 31 mengatakan, harga beberapa jenis sayuran turun drastis di pasaran berupa selada, sawi, wortel, buncis, seledri dan kol. “Harga beberapa jenis sayur-sayuran turun drastis, akibat pasokan cukup banyak yang datang ke pasaran dari daerah pemasok Kota Bukitinggi,” sebutnya.

Ia memaparkan selada dari biasanya Rp 30 ribu per kilogram, turun menjadi Rp 15 ribu per kilogram, sawi dari biasanya Rp 12 ribu per kilogram sekarang Rp 8 ribu per kilogram dan wortel biasanya Rp 14 ribu sekarang menjadi Rp 12 ribu per kilogram.

Baca Juga:  23 Mei, Ekspor CPO Dibuka, Andre Rosiade: Solusi Menyelamatkan Petani

“Harga buncis juga turun harga dari biasanya Rp 12 ribu per kilogram, sekarang Rp 9 ribu per kilogram, seledri biasanya Rp 30 ribu per kilogram menjadi Rp 20 ribu per kilogram dan kol biasanya Rp 18 ribu, kini Rp 14 ribu per kilogram,” ungkapnya.

Kendati selada, sawi, wortel, buncis, seledri dan kol turun, namun tidak mempengaruhi harga jenis sayur-sayuran lainnya. Misalnya,lobak, labu siam dan terung cenderung masih normal di pasaran. “Harganya masih stabil, lobak Rp 6 ribu per kilogram, labu siam Rp 5 ribu per kilogram dan terung Rp 8 ribu per kilogram,” beber Rido.

Pedagang Telur Blok II Pasar Raya Padang, Surya Lesmana, 29 mengatakan, harga telur ayam ras cukup stabil di pasaran usai Idul Fitri ini. “Kalau harga telur ayam ras masih stabil, seperti telur ayam ras kualitas bawah itu Rp 38 ribu per karton, kualitas menengah dari Rp 42 ribu per karton dan kualitas atas Rp 45 ribu per karton,” jelasnya.

Di samping itu, sambungnya, stabilnya harga telur ayam ras justru tidak mempengaruhi jenis telur lainnya seperti telur itik, telur ayam kampung dan telur puyuh yang saat ini terjadi kenaikan yang cukup signifikan.

“Harganya naik cukup signifikan, telur itik biasanya Rp 60 ribu per karton sekarang Rp 65 ribu per karton, telur ayam kampung biasanya Rp 50 ribu per karton sekarang Rp 60 ribu per karton dan telur puyuh dari Rp 28 ribu per karton, kini Rp 30 ribu per karton,” terangnya.

Pedagang ayam potong Blok I lantai II Pasar Raya Padang, Syafril, 50 mengatakan harga ayam potong masih bertengger di titik normal biasanya usai Idul Fitri ini. “Harga ayam potong masih normal Rp 27 ribu per kilogram. Untuk penjualan ayam potong masih dipatok sebanyak 50 ekor setiap harinya,” kata Syafril.

Sementara itu, pedagang daging Blok IV Pasar Raya Padang, Anton Putra, 36 menyebutkan saat ini menjual daging seharga Rp 130 ribu per kilogram. Harga itu mengalami kenaikan sejak beberapa hari belakangan ini.

“Sekarang daging dijual Rp 130 ribu per kilogram, dari biasanya hanya Rp 120 ribu per kilogram. Ini udah naik sejak beberapa hari belakangan, akibat melonjaknya permintaan di pasaran jelang datangnya Idul Fitri lalu,” tuturnya. (r)