Stok Melimpah, Harga Cabai Merah kembali Turun

Pedagang cabai merah di Pasar Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan. (Arditono-Padang Ekspres)

Selama masa transisi tatanan kehidupan normal baru di Solok Selatan, harga cabai merah terus mengalami penurunan. Minggu kemarin, harga cabai merah di Pasar Padang Aro pusat Kabupaten Solok Selatan berkisar Rp18 ribu per kilogram.

Kamis (18/6/2020), harga cabai merah kembali turun menjadi Rp 13 ribu per kilogram. Pedagang memperkirakan harga cabai merah akan kembali mengalami penurunan.

“Selain disebabkan petani Solok Selatan yang sedang panen raya, pasokan cabai dari Kabupaten Solok dan Kabupetan Kerinci, Jambi juga mulai membanjiri pasar,” ungkap Sarin, 43, pedagang cabai kepada Padang Ekspres, Kamis (18/6/2020) pagi.

Ia mengaku, jumlah pembeli selama masa transisi kebijakan normal baru ini mulai ramai. Rafilus pedagang lainnya, mengatakan, harga modal cabai merah dari petani per kilogramnya hanya Rp10 ribu. Jika kualitasnya lebih bagus, maka harganya sekilo bisa Rp11 ribu.

Turunnya harga cabai merah ini menurut Rafilus, dikarenakan banyaknya stok cabai merah yang masuk ke pasar. Pada umumnya petani cabai merah sudah mulai panen, akibatnya harga jual cabai merah menjadi turun.

Jika produksi cabai merah ini bertambah, maka harga cabai merah di tingkat petani bisa kembali mengalami penurunan.

Salah seorang pembeli, Ratnawilis, mengatakan, sejak beberapa hari terakhir hampir sebagian besar harga kebutuhan harian mengalami penurunan. Termasuk cabai merah yang harganya juga mengalami penurunan.

“Kami bersyukur harga mulai stabil dan terjangkau dengan kondisi ekonomi pasca-Covid-19,” pungkasnya. (tno)