PLN Sumbar Turunkan Tim Penertiban Pembayaran Listrik

13

PLN terus gencar menekankan pentingnya membayar listrik tepat waktu. Bahkan, perusahaan listrik negara ini menurunkan tim untuk penertiban pelanggan yang menunggak.

Petugas PLN Sumbar untuk menekan piutang tersebut dilepas pada Sabtu (30/5/2020) di PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Indarung, Padang.

Pada kesempatan ini hadir GM PLN UIW Sumbar beserta manajemen, manager UP3 Padang, manager ULP Indarung dan seluruh petugas biller Indarung.

Menurut GM PLN UIW Sumbar Bambang Dwiyanto kehadiran manajemen PLN untuk memberikan semangat, dan dukungan kepada para petugas yang berjuang di lapangan untuk menuntaskan tunggakan.

PLN sangat mengharapkan pengertian dan kesadaran pelanggan untuk bayar listrik tepat waktu. Karena hal tersebut berpengaruh pada kenyamanan pelanggan dalam menggunakan listrik.

“Kami ingin terus memberikan layanan terbaik bagi pelanggan. Keterlambatan pembayaran rekening listrik akan mengakibatkan adanya pemutusan listrik sementara, dan menimbulkan biaya keterlambatan. Tentu hal tersebut tidak diinginkan kedua belah pihak,” ucap Bambang.

Bambang menambahkan bahwa saat ini listrik telah menjadi kebutuhan primer bagi seluruh masyarakat. Tanpa listrik segala aktivitas dapat terhenti dan berdampak negatif pada roda perekonomian masyarakat.

Menyadari pentingnya hal tersebut, maka PLN selalu berupaya untuk menyediakan pasokan listrik yang andal dan berkualitas prima agar dapat dinikmati seluruh masyarakat.

Oleh karena itu kesadaran masyarakat untuk membayar listrik dari awal bulan hingga sebelum tanggal 20 setiap bulan sangat penting karena berdampak besar bagi PLN dan pelanggan.

Metode pembayaran tagihan listrik dan pembelian token prabayar juga dapat melalui berbagai cara. Bisa lewat aplikasi ojek online, aplikasi belanja online, berbagai aplikasi fintech, mobile banking, internet banking, dan sms banking. Sehingga pelanggan tidak perlu repot keluar rumah atau ke kantor PLN.

“Jadi jangan lupa untuk selalu membayar listrik tepat waktu di awal bulan sampai tanggal 20. Dengan membayar listrik tepat waktu, pelanggan telah menjalankan kewajiban pembayaran atas pemakaian listriknya serta telah membantu PLN untuk tetap menjalankan operasionalnya,” ingat Bambang. (rel/esg)