Layani Energi Negeri, Pertamina Perluas Akses BBM hingga Pelosok

39
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar meresmikan SPBU BBM 1 Harga di Mentawai, Senin (25/2/2019)

PT Pertamina terus memperluas jangkauan penyaluran layanan BBM hingga ke pelosok negeri. Caranya dengan penambahan lembaga penyalur baik SPBU maupun SPBN (untuk nelayan).

Tahun 2019 Pertamina mampu menyelesaikan pembangunan 48 Pertashop. Pembangunan 161 titik BBM 1 Harga sehingga bisa konsisten menyalurkan BBM di wilayah 3T  (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) Indonesia.

Untuk Sumatera Barat (Sumbar), BBM 1 Harga sudah diresmikan oleh Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, 25 Februari 2019 lalu.

Dua titik ada di Kabupaten Kepulauan Mentawai yakni SPBU Siberut Utara 16.253.941 di Desa Sikabaluan, dan SPBU Sipora Selatan 16.253.921 di Desa Sioban.

Kemudian dua titik lagi di Kabupaten Solok Selatan yakni SPBU Sangir Balai Janggo 16.277.770 di Nagari Sungai Kunyit, dan SPBU Sangir Batang Hari 15.277.031 di Nagari Abai.

“Penyaluran BBM di wilayah 3T penuh tantangan. Sebab, kondisi geografisnya sulit. Namun ini semua merupakan bentuk pelayanan Pertamina agar masyarakat mendapatkan BBM dengan kualitas pasti dan harga resmi,” ujar Fajriyah Usman, VP Corporate Communication Pertamina di Jakarta, Jumat (19/6/2020).

Dengan bertambahnya jaringan di seluruh wilayah tersebut menyebabkan meningkatnya volume penjualan BBM Pertamina dari 49,62 juta kiloliter (KL) menjadi 51,31 juta KL. Selain itu tercatat sepanjang 2019, penjualan LPG ekuivalen 13,75 juta KL, Petrokimia 3,15 juta KL, BBM untuk Aviasi 5,82 juta KL dan BBM untuk Industri 13,96 juta KL.

“Dari penjualan seluruh produk  Pertamina seperti BBM ritel, industri, dan aviasi serta LPG dan Petrokimia, secara total konsolidasi mencapai ekuivalen 87,98 Juta KL di 2019,” ujar Fajriyah. (rel/hsn)