Turut Andil Penanganan Covid-19, Driver Ojol Padang Dapat Penghargaan

Bencana pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sejak Maret 2020 lalu membawa berbagai dampak bagi masyarakat secara luas termasuk dalam bidang perekonomian.   Aktifitas masyarakat yang menurun jauh khususnya di masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang berlangsung selama 6 minggu juga berdampak pada Ibrahim, 32, seorang driver ojek online asal Padang. Pembatasan layanan pengantaran penumpang roda dua saat itu mempengaruhi jumlah orderan yang diterimanya.

Namun, kondisi tersebut tidak memadamkan jiwa sosialnya untuk dapat membantu sesama. Justru di saat PSBB tersebutlah, Ibrahim melalui LSM yang dibangunnya, beserta sejumlah mitra Gojek lainnya mulai melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan ke perumahan-perumahan yang tersebar di berbagai penjuru kota Padang untuk memutus rantai penularan Covid-19.

Kebersihan tangan juga merupakan salah satu cara mencegah menyebarnya virus Covid-19, dan saat itu hand sanitizer cukup langka. Bersama rekan-rekannya, pria tersebut juga membagikan hand sanitizer kepada pengendara dan penumpang kendaraan di Padang. “Efek pandemi sangat terasa termasuk bagi saya sebagai mitra ojol. Aktifitas masyarakat berkurang karena lebih banyak melakukan aktifitas di dalam rumah. Dampaknya terasa, khususnya secara ekonomi. Tapi saat itu, saya merasa terdorong untuk melakukan sesuatu, karena pandemi ini dirasakan oleh semua orang, tanpa pandang bulu. Jadi walau dalam kondisi seperti itu, saya ingin tetap menjadi insan yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Ibrahim memang sudah aktif melakukan berbagai kegiatan sosial sejak sebelum pandemi terjadi. Bersama dengan organisasi yang dibentuknya bersama rekan-rekan sesama driver Gojek Padang, Ibrahim menyalurkan bantuan bagi korban banjir Solok Selatan dan banjir Maninjau. Saat terjadi gempa dahsyat di Lombok tahun 2018, mereka tergerak melihat besarnya jumlah korban jiwa yang dan gempa yang berlangsung cukup lama. Setelah terkumpul dana hampir sembilan puluh juta rupiah, para driver Gojek Padang ini mengantar bantuan hingga ke titik bencana di Lombok.  “Waktu itu sama teman-teman driver Gojek, inisiatif mengumpulkan dana. Saya mewakili driver Gojek Padang mengantarkan bantuan hingga ke Lombok. Tak lama setelahnya, terjadi bencana yang melanda di Palu, kami kumpulkan dana lagi. Kembali saya mewakili kawan-kawan Kota Padang berangkat ke Palu mengantarkan bantuan. Termasuk juga bantuan ke korban tsunami Banten dan Lampung,“ kisahnya.

Dalam melakukan proses disinfektasi, Ibrahim dan rekan-rekannya tetap menjalankan protokol Covid-19 yaitu menjaga jarak, menjaga kebersihan tangan dan memakai masker. Hal ini sejalan dengan imbauan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Barat yang disampaikan oleh Juru Bicara Jasman Rizal, yang mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Baca Juga:  Jumlah Pendaftar Program Diskon Super Wow Lampaui Target

Inisiatif yang dilakukan oleh Ibrahim dan rekan-rekannya menunjukkan bahwa masyarakat dapat mendukung penanganan Covid-19 sambil tetap melaksanakan protokol kesehatan untuk menjaga kesehatan diri. Seluruh kegiatan penyemprotan disinfektan dan pembagian hand sanitizer di Padang dilakukan secara sukarela dan secara gratis, di mana bahan-bahan tersebut dikumpulkannya dari donasi kepada LSM-nya.

Inisiatif baik ini diapresiasi oleh Gojek, di mana ia tercatat sebagai mitra GoRide. Pada tanggal 18 Agustus 2020, Ibrahim diberikan penghargaan di kantor Gojek Padang, yang dilaksanakan dalam momen HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam rangka memenuhi arahan pemerintah untuk tidak berkumpul dalam jumlah besar, maka pemberian penghargaan hanya dihadiri peserta terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Keberadaan mitra-mitra seperti Ibrahim menjadi inspirasi bagi Gojek untuk terus mendukung aktivitas positif seluruh mitra dalam ekosistem kami. Kami menjadikan dedikasi mitra kami tersebut sebagai inspirasi untuk terus maju dan merayakan kemerdekaan dengan karya. Dengan semangat yang sama, di momentum kemerdekaan ini Gojek mempersembahkan aplikasi driver baru yakni GoPartner yang sudah terintegrasi di 4 negara Asia Tenggara yang dapat menunjang aktivitas pekerjaan mitra driver dengan lebih baik lagi,” papar Head of Regional Corporate Affairs Sumbagut Dian Lumban Toruan.

Ibrahim tidak menyangka saat diberitahukan dirinya terpilih sebagai driver inspiratif Gojek. “Inisiatif yang saya lakukan merupakan bentuk tanggung jawab mempersembahkan hal positif sebagai anak bangsa dalam membantu sesama di kala pandemi. Penghargaan yang Gojek berikan sangat berarti, apalagi ini diberikan di momen yang sangat membanggakan, peringatan HUT RI dan di saat peluncuran aplikasi driver Gojek ‘GoPartner’ di Indonesia, Thailand, Vietnam dan Singapura. Sebagai bagian dari keluarga besar Gojek saya merasa bangga, karya anak bangsa semakin mendunia, “ sebutnya.

Sebelum mengakhiri pembicaraan, Ibrahim menyampaikan harapannya. “Saya berharap di tengah pandemi ini, sebagai masyarakat kita dapat saling tolong menolong agar bersama-sama kita dapat melaluinya dengan sehat dan sejahtera. Oleh karena itu mari kita menjaga kebersihan serta mengikuti protokol kesehatan, baik saat berkendara maupun saat pulang ke rumah,” tandasnya. (rel)