Jasindo Bantu Warga Sumbar lewat Program Kesehatan, Pendidikan & Wirausaha

15

PT Asuransi Jasa Indonesia atau Asuransi Jasindo terus berkomitmen membantu pengembangan masyarakat di daerah melalui program-program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) atau dikenal dengan istilah CSR.

Menurut Cahyo Adi selaku Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, khusus untuk Sumatera Barat, Asuransi Jasindo sudah melakukan beberapa program di tahun 2020 hingga 2021.

Pada tiga tahun terakhir, Asuransi Jasindo fokus pada pengembangan masyarakat di daerah Mentawai, Sumatera Barat.

Cahyo Adi menjelaskan, beberapa program sudah dilakukan antara lain di bidang kesehatan, pendidikan dan program kemitraan.

“Tepatnya di Desa Buttui Mentawai, kami membangun sarana air bersih, klinik Jasindo dan penyediaan alat kesehatan dan obat-obatan, pembangunan PAUD dan pemberian beasiswa kepada anak Mentawai,” tuturnya.

Sebelumnya, di Desa Buttui tersebut belum ada pelayanan kesehatan terdekat untuk masyarakat, sehingga masyarakat banyak menggunakan jasa non medis ketika sakit.

“Padahal banyak masyarakat yang terkena penyakit diare, malaria, demam, infeksi, hingga butuh bantuan ketika melahirkan. Dengan adanya klinik Jasindo mereka lebih cepat tertangani dan mindset masyarakat terkait kesehatan pun lebih terbuka,” lanjutnya.

Selain membangun klinik kesehatan, Asuransi Jasindo yang tergabung dalam holding Indonesia Financial Group (IFG) juga membantu masyarakat dengan pembangunan sarana air bersih. Khususnya di wilayah Desa Buttui, masyarakat kerap kesulitan mendapatkan air bersih saat kemarau tiba.

Cahyo Adi melanjutkan, di bidang pendidikan Asuransi Jasindo pada 2020 hingga 2021 juga telah memberikan beasiswa untuk anak-anak sekolah SD, SMA, dan mahasiswa Mentawai dengan nilai sebesar Rp500 juta.

Baca Juga:  PT Semen Padang Salurkan 62 Paket Bantuan Pendidikan Pelajar di Limasel

“Pemberian beasiswa untuk masyarakat menjadi salah satu fokus utama kami karena sebelumnya masyarakat kesulitan dalam mengakses pendidikan tingkat lanjutan dan minimnya fasilitas,” katanya.

Program beasiswa tersebut telah mendukung wajib belajar yang dicanangkan Pemerintah Indonesia serta memudahkan para siswa untuk mengakses pendidikan.

Terakhir di bidang wirausaha, Asuransi Jasindo membangun instalasi kandang bebek untuk masyarakat di Desa Buttui, Mentawai. Sebelumnya, masyarakat kesulitan dengan mata pencaharian tetap di desa tersebut. Setelah diberikan edukasi, hasilnya mereka memutuskan untuk beternak bebek.

“Kami dari Asuransi Jasindo membantu membuatkan instalasi kandang bebek agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan hidup sehingga secara berkelanjutan dapat meningkatkan taraf hidup dan mampu mandiri,” ungkapnya.

Selain di Mentawai, Asuransi Jasindo juga menyalurkan program kemitraan dengan nilai Rp2.904.000.000,00 untuk para peternak sapi di Solok. Adapun bantuan dan program lainnya juga disalurkan Jasindo sesuai dengan kebutuhan daerahnya.

Branch Manager Asuransi Jasindo Padang, Erwan Dallymartha menambahkan, sebelum melakukan program kesehatan, pendidikan, dan wirausaha, pihaknya terlebih dahulu melakukan survei.

“Survei dimaksudkan agar program CSR Asuransi Jasindo tepat sasaran, serta dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat,” tukasnya.(rel/idr)