Jaga Jarak, PLN Sumbar Gelar Rapat Pimpinan melalui Teleconference

7
Manajemen PLN UIW Sumbar aktikan teleconference. (IST)

Selama pandemi Covid-19, aktivitas bertatap muka sedapatnya dihindarkan terlebih dahulu untuk menekan penyebaran virus korona. Termasuk tidak bertemu saat agenda rapat.

Karena itu, General Manager PLN UIW Sumbar Bambang Dwiyanto memimpin rapat melalui teleconference bersama dengan jajaran Manager PLN UIW Sumbar beserta seluruh manager Unit Pelayanan di bawah lingkungan kerja PLN Sumbar.

Rapat berlangsung pada pada 21 Maret 2020 pukul 21:00 WIB dengan agenda pembahasan informasi update terkait virus Covid-19, serta langkah antisipasi masing-masing unit PLN UIW Sumbar.

Bambang menjelaskan bahwa teleconference merupakan salah satu upaya menangkal penyebaran virus sekaligus bentuk penerapan social distancing yang tepat.

“Manajemen PLN ingin memastikan bahwa seluruh pegawai dalam kondisi sehat dan dapat menjalankan tugas dengan baik dan aman. Kami bertekad mendukung penuh pemerintah dan masyarakat yang sedang berperang melawan virus, dengan tetap menjaga mutu dan keandalan pasokan listrik,” tegas Bambang.

Dalam teleconference tersebut para pegawai yang terlibat mendengarkan arahan dari General Manager dengan serius. Semua sependapat bahwa pandemi ini merupakan hal yang serius sehingga langkah antisipasi yang dilakukan harus serius pula, diantaranya menjaga stamina tubuh, rutin melakukan olahraga, menjaga pola makan, rajin mencuci tangan, serta tetap menjaga jarak sebagai salah satu upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus.

“Belakangan ini kita akan sering melakukan hal ini, sebagai salah satu bentuk social distancing, sekaligus memberikan contoh bagaimana pola work from home yang yang benar dan tepat. Jadi meskipun terpisah secara jarak tapi tugas dan kewajiban dapat berjalan sebagaimana mestinya,” papar Bambang.

Adanya pandemi Covid-19 ini tidak membuat aktivitas dan pelayanan PLN pada masyarakat jadi terhenti. Sebaliknya, PLN terus bekerja optimal meski menggunakan media komunikasi virtual.

Hasilnya, kinerja pegawai tercapai, pekerjaan menjadi lebih efektif dengan tetap mengedepankan kualitas, dan yang paling penting pegawai PLN tetap dalam kondisi prima dan sehat sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (*)