Cashback Pertamina Ringankan Ojol dan Angkot Isi BBM

Pandemi virus korona (Covid-19) berdampak buruk terhadap perekonomian masyarakat di Indonesia.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya para pengemudi angkutan umum dan transportasi online, Pertamina (Persero) memberikan program  cashback khusus bagi ojek online (ojol), angkutan kota (angkot) selama pandemi.

Program cashback tersebut sangat dirasakan manfaatnya bagi para driver ojol dan sopir angkot di Kota Padang.

Sebagian dari mereka mengaku sangat terbantu menghemat biaya ketika mengisi bahan bakar minyak (BBM).

Salah satu driver ojol di Kota Padang, Awal Rahmat, 42, mengaku sangat terbantu dengan adanya program cashback Pertamina saat mengisi BBM.

Ia mengaku mengetahui program tersebut dari rekan-rekan sesama driver ojol. Awalnya, dia sedikit kebingungan bagaimana cara untuk bertransaksi mendapatkan cashback.

“Karena penasaran saya langsung tanya-tanya saja ke petugas SPBU, dan setelah diberitahu, akhirnya sampai saat ini saya gunakan cashback itu,” ungkapnya.

Awal menyebutkan, dirinya memanfaatkan program cashback 50 persen ojol. Program ini diperuntukkan bagi pengemudi dengan cashback 50 persen atau maksimum Rp 15 ribu.

“Jadi menggunakan dan memakai cashback ini dengan cara download aplikasi Mypertamina di playstore,” ungkapnya.

Lebih lanjut Awal menyampaikan, dengan adanya program cashback tersebut sangat membantu perekonomian keluarga, terutama saat orderan ojol sangat jauh berkurang sejak pandemi Covid-19 dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Yang kami harapkan adalah program cashback cicilan ini bisa terus berlanjut sampai Covid-19 benar-benar berakhir dan kehidupan kembali normal seperti biasa,” harapnya.

Program cashback 50 persen dari Pertamina juga diberikan kepada sopir angkot.
Salah seorang sopir angkot di Kota Padang, Riki, mengaku menggunakan aplikasi MyPertamina untuk mengisi BBM setelah diberitahu rekannya yang sudah mencoba program itu.

“Teman saya bilang lebih hemat pakai MyPertamina. Lalu saya disuruh download aplikasi itu dan aplikasi LinkAja. Pas isi minyak di SPBU langsung dicoba. Bayarnya pakai LinkAja. Alhamdulillah, bisa dapat cashback 50 persen,” ungkapnya.

Menurut pria berusia 35 tahun itu, dia menggunakan bahan bakar Pertalite untuk angkotnya. Di masa Covid-19 ini, sepi penumpang karena orang lebih banyak di rumah.

Biasanya setiap hari dia mengeluarkan uang mengisi BBM hingga 25 liter. Tapi, sekarang berkurang hingga rata-rata 15-20 liter saja karena tidak penuh “narik” seharian.

“Mas apandemi ini pendapatan jauh sekali berkurang. Maka, bersyukur sekali ada promo cashback 50 persen sehingga bisa membantu beli BBM,” katanya.

Sebagaimana diketahui, PT. Pertamina (Persero) meluncurkan Program Ramadhan dengan mendapatkan cashback saldo LinkAja dari 30% sampai 50%.

Untuk pengemudi angkutan umum, ada program cashback 50% atau maksimum Rp 30.000 pada pembelian BBM jenis Pertalite dan Dexlite untuk 10.000 transaksi setiap hari di SPBU Pertamina yang terhubung dengan aplikasi MyPertamina. Periode program sejak 3 Mei hingga 31 Juli 2020.

Sedangkan kepada pengemudi ojol ada program cashback 50% atau maksimum Rp 15.000 pada pembelian BBM jenis Pertalite untuk 10.000 transaksi setiap hari, di SPBU Pertamina yang terhubung dengan aplikasi MyPertamina. Program berlaku sejak 14 April 2020 hingga 31 Juli 2020.

Lalu, ada program cashback Berkah Ramadhan 30%. Manfaatnya cashback 30% atau maksimum Rp 20.000 pada transaksi pertama setiap hari.

Program ini untuk seluruh konsumen pengguna MyPertamina yang membeli BBM jenis Pertamax Series (Pertamax dan Pertamax Turbo) dan Pertamina Dex di SPBU Pertamina yang terhubung dengan aplikasi MyPertamina. Program ini telah dimulai sejak 27 April hingga 31 Mei 2020.

Khusus program promo BBM, konsumen, pengemudi angkot dan pengemudi Ojol harus mengunduh aplikasi MyPertamina dan mengaktifkan fitur LinkAja. Cashback berlaku untuk 1 kali transaksi per hari.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I, Roby Hervindo mengatakan Pertamina terus meluncurkan program khusus untuk para pelanggan setianya, terutama di tengah wabah Covid-19.

Program tersebut berlaku untuk pengemudi angkot seluruh Indonesia mulai 3 Mei 2020 sampai 31 Juli 2020. “Program ini diharapkan meringankan beban pengemudi angkot yang masih harus menjalankan pekerjaannya di tengah wabah Covid-19,” katanya.

Program ini tidak dapat digabungkan dengan program promosi lainnya. Namun semua pengemudi angkot dan ojol yang bertransaksi dengan MyPertamina, tetap mendapatkan kupon untuk mengikuti undian Berbagi Berkah MyPertamina 2020.

“Untuk mengetahui SPBU yang sudah terkoneksi aplikasi MyPertamina, pengemudi angkot, ojol dan konsumen dapat mengeceknya di aplikasi MyPertamina atau di
www.mypertamina.id/spbu. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pertamina Call Center 135 atau mengakses ke website www.mypertamina.id,” katanya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Roby menyampaikan bahwa Pertamina juga menggelontorkan program CSR untuk penanganan Covid-19.
Khusus Sumbar, kata Roby Hervindo, Pertamina menyalurkan bantuan berupa bantuan alat pelindung diri (APD) ke Pemprov Sumbar. Kemudian pembagian 300 paket sembako kepada warga ring 1 di dua lokasi operasi serta bantuan alkes anggota Satgas BUMN Peduli Sumbar.

”Total bantuan untuk Sumbar sebesar Rp 155.684.286. Semoga bantuan tersebut dalam membantu penanganan Covid-19 di Sumbar, dan warga terdampak ekonomi akibat Covid-19 yang tinggal di ring 1 operasi,” ucapnya.(esg)