Unit Workshop, Embrionya Departemen BINS Semen Padang

13

PT Semen Padang melakukan pengembangan Departemen Bisnis Inkubasi Non Semen (BINS) sejak 2019. Namun begitu, embrio dari bisnis non semen ini sudah terbentuk sejak tahun 1989 dengan keberadaan Unit Workshop.

“Bahkan, Unit Workshop ini telah melakukan fabrikasi sejumlah komponen peralatan material handling pabrik semen, seperti Rubber Belt Conveyor, Screw Conveyor, Bucket Elevator, Pneumatic Gravity Conveyor dan Fabrikasi Fan,” ujar Kepala Unit Workshop PT Semen Padang Fery Sarvino, Kamis (23/6/2022)

Fery pun mengklaim Unit Workshop BINS Semen Padang dikenal andal dalam melakukan fabrikasi peralatan material pabrik semen. Apalagi soal shell kiln. Bahkan pada 2021, tim Workshop Semen Padang juga diminta oleh PT Semen Tonasa untuk membuat dan memasang shell kiln di Pabrik Tonasa.

Selain PT Semen Tonasa, pada tahun 1990-an, Unit Workshop BINS Semen Padang juga pernah mengerjakan proyek pembuatan dan pemasangan shell kiln di PT Semen Baturaja, dan proyek yang sama di Semen Andalas (sekarang PT Solusi Bangun Andalas) pada awal tahun 2000-an.

Baca Juga:  Perdana, HokBen Hadir di Transmart Padang, Store Yang ke-300!!

“Bahkan, pabrik semen di Banglades juga pernah memberikan kepercayaan kepada kami untuk memproduksi cement mill pada medio 2000-an. Kemudian pada 2019, juga pernah mengerjakan proyek pergantian shell kiln untuk pabrik kertas Toba Pulp Lestari di Porsea, Sumatera Utara,” ungkapnya.

Fery Sarvino menambahkan, ada tiga proyek di industri semen yang dikerjakan sejak awal tahun 2022 ini.

Tiga proyek itu; on ground assembly kiln shell dan live ring di Pabrik Narogong II, nilainya Rp1,73 miliar. Unit Workshop  telah merampungkan proyek ini pada Januari 2022, melibatkan 20 pekerja.

Kemudian, proyek penggantian master roda gigi (Girth-Gear) klin Tonasa IV sebesar Rp1,55 miliar dan proyek penggantian shell outlet kiln untuk pabrik SBI Narogong II sebesar Rp6,69 miliar.

Total nilai pengerjaan untuk ketiga proyek yang berada di lingkungan Semen Indonesia Group (SIG) ini berjumlah Rp9,97 miliar. (*)