Gerakkan BUMNag, Buana Lestari Nusantara Gandeng LEU Ritailindo Insani

35
Direktur Buana Lestari Nusantara Boy Lestari Dt Palindih dan Manager Operasional H Wahyu Anugrah Lestari.

Penguatan pemerintahan nagari terus dilakukan pemerintah, termasuk oleh pihak ketiga. Kali ini penguatan ekonomi masyarakat nagari itu dilakukan melalui Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag).

“Kami dari Buana Lestari Nusantara ambil bagian dalam hal pembangunan ekonomi dengan merangkul BUMNag dan PT LEU Retailindo Insani (LRI). Program Kemitraan telah kita susun, dan disosialisasikan Sabtu nanti (27 Juni 2020), bertempat di Hotel Buana Lestari Syariah, Jl Raya Bandara Internasional Minangkabau,” ungkap Direktur Buana Lestari Nusantara, Boy Lestari Dt Palindih, kepada padek.co, Rabu (24/6/2020).

Tak tanggung-tanggung, sebagai wujud keseriusan program yang akan dilakukan pada 923 nagari (data 2017), Buana Lestari Nusantara langsung mendatangkan Direktur Utama LRI, H Sutrisno Lukito dari Jakarta.

Undangan untuk menghadiri kegiatan akbar itu telah diberikan kepada seluruh bupati dan walikota se-Sumatera Barat yang memiliki pemerintah nagari di wilayahnya. Minimal kepala daerah memberikan mandat kepada lima BUMNag, masing-masingnya mengutus 1 orang.

“Kita punya visi menggerakkan ekonomi masyarakat di nagari. BUMNag difasilitasi untuk membuat unit usaha retail produk-produk UMKM. Kita menggandeng LEU Ritailindo Insani yang dibentuk oleh Lembaga Ekonomi Umat (LEU). Mereka adalah ritel konsinyasi modern pertama di Indonesia. Kita padukan semuanya dalam konsep usaha yang saling menguntungkan,” ungkap Boy Lestari.

646 BUMNag di Sumbar

Seperti diketahui penguatan BUMNag sudah banyak dilakukan dan hampir merata pada semua pengurusnya. Pelatihan manajemen, kewirausahaan, akuntabilitas, dan aspek-aspek terkait menggerakkan BUMNag tersebut.

Tahun 2019 saja ada 97 unit BUMNag yang baru didirikan, sehingga jumlah BUMNag/BUMDes di Sumbar menjadi 646 unit. Rinciannya, 289 unit BUMNag sudah Berkembang, dan 260 unit BUMNag sudah Mandiri. (hsn)