Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dari Dapur Kecil ke Dunia: Tempe Azaki Ekspor ke 12 Negara dan Layani Program MBG

R
Penulis: Rommy Delfiano❯

Tempe Azaki Siap Pasok MBG di 15 Kota, Dorong Protein Nabati untuk Anak Indonesia. (Foto: PCO)
Tempe Azaki Siap Pasok MBG di 15 Kota, Dorong Protein Nabati untuk Anak Indonesia. (Foto: PCO)
PADEK.JAWAPOS.COM-Cucup Ruhiat, Direktur PT Azaki Food Internasional, membuktikan bahwa usaha kecil bisa meraih panggung global.


Advertisement

Tempe Azaki kini telah diekspor ke 12 negara di Asia dan Eropa, termasuk Malaysia, Korea Selatan, Arab Saudi, Chile, Australia, dan Inggris.

Pabrik Azaki di Bogor dan Sukabumi memproduksi 150 ton tempe beku per bulan, selain memenuhi kebutuhan protein nabati di Pulau Jawa.

Terbaru, Cucup menandatangani nota kesepahaman perdagangan dengan perusahaan di Arab Saudi dan Chile, meliputi pengiriman tiga kontainer per bulan ke Jeddah dan 12 kontainer per tahun ke Chile.

Advertisement

“Saya enggak pernah menyangka bisa ekspor,” kata Cucup. “Kesuksesan ini berkat ketekunan, dukungan pemerintah, masyarakat, dan pasar.”

Perjalanan Bisnis Dimulai dari Nol

Sejak 2005, Cucup bersama kakaknya mengajak perajin tempe memperbaiki manajemen dan kualitas produk. Ekspansi ke Kalimantan sempat stagnan hampir satu dekade.

Titik balik terjadi pada 2016, ketika Cucup belajar ulang tentang produksi tempe, manajemen, dan standar industri, serta melengkapi perizinan seperti sertifikat halal dan BPOM.

Ia bahkan mencoba membuat keripik tempe, meski kurang diminati pasar. Dari pengalaman itu, Cucup belajar langsung dari produsen tahu modern Rumah Tempe Indonesia dan pakar tempe Made Astawan, yang menegaskan bahwa tempe merupakan superfood bergizi tinggi.

Advertisement

“Dari situ saya tahu, tempe diakui dunia sebagai makanan superfood,” ujarnya.

Pandemi Jadi Momentum Ekspor

Saat pandemi Covid-19, banyak bisnis terpukul. Namun, proses perizinan beralih ke sistem digital, mempermudah pengurusan dokumen yang sebelumnya rumit.

“Pandemi justru membuat semuanya lebih mudah karena semuanya online. Saya sangat terbantu,” kata Cucup.

Sejak itu, produksi tempe Azaki terus meningkat, termasuk permintaan dari perusahaan luar negeri. UMKM yang awalnya hanya mengandalkan dapur kecil kini menjadi pemain global.

Baca Juga: Dampak Ekonomi Nyata: MBG Dorong Pertumbuhan UMKM Tempe dan Petani Kedelai

Tempe Azaki dan Program MBG

Selain ekspor, tempe Azaki juga memasok program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lebih dari 15 kota di Tanah Air. Satu rumah produksi mampu menyuplai 5–15 dapur MBG.

“MBG membuka rantai nilai baru: petani kedelai hidup, produsen tempe berkembang, tenaga kerja terserap, dan industri pangan masuk orbit kebijakan nasional,” jelas Cucup.

Dengan inovasi, ketekunan, dan pemanfaatan teknologi, Cucup Ruhiat menunjukkan UMKM Indonesia memiliki potensi global yang nyata.(*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pertamina Patra Niaga Bekali 10 UMKM di Riau Lewat Go Global Academy, Siap Tembus Pasar Internasional

Pertamina Patra Niaga Bekali 10 UMKM di Riau Lewat Go Global Academy, Siap Tembus Pasar Internasional

Pertamina Patra Niaga melatih 10 UMKM binaan di Riau melalui Go Global Academy untuk meningkatkan daya saing dan kesiapan ekspor ke pasar global.

Survei SMRC: Kepuasan pada Prabowo Turun ke 44,5 Persen

Survei SMRC: Kepuasan pada Prabowo Turun ke 44,5 Persen

Survei SMRC Oktober 2026 mencatat kepuasan terhadap kinerja Prabowo 44,5 persen, sedangkan ketidakpuasan mencapai 53,4 persen.

Ratusan Relawan MBG Sumbar Gelar Aksi Damai, Minta Program Makan Bergizi Gratis Dilanjutkan

Ratusan Relawan MBG Sumbar Gelar Aksi Damai, Minta Program Makan Bergizi Gratis Dilanjutkan

Ratusan relawan MBG Sumbar menggelar aksi damai di DPRD Sumbar untuk meminta Program Makan Bergizi Gratis tetap dilanjutkan karena dinilai bermanfaat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer