Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pendapatan Naik, Laba Melesat 218 Persen, PTBA Pertimbangkan Buyback Saham

Heri Sugiarto
Penulis: Heri Sugiarto❯
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) tengah mengkaji berbagai langkah strategis untuk menjaga nilai perusahaan, termasuk potensi pembelian kembali saham (share buyback). (Foto: Corcom PTBA)
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) tengah mengkaji berbagai langkah strategis untuk menjaga nilai perusahaan, termasuk potensi pembelian kembali saham (share buyback). (Foto: Corcom PTBA)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM– PT Bukit Asam Tbk (PTBA) tengah mengkaji berbagai langkah strategis untuk menjaga nilai perusahaan di tengah dinamika pasar saham domestik maupun global. Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah pembelian kembali saham atau share buyback.

Kajian tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen perseroan dalam menjaga stabilitas nilai perusahaan sekaligus memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham dan pemangku kepentingan.

Corporate Secretary Division Head PT Bukit Asam, Eko Prayitno, mengatakan manajemen terus mencermati perkembangan kondisi makroekonomi, tren industri energi, serta dinamika pasar modal sebelum mengambil keputusan strategis.

Advertisement

"Kami memahami pentingnya merespons dinamika pasar secara bijak. Saat ini, Manajemen PTBA tengah melakukan kajian mendalam atas berbagai opsi strategis, termasuk potensi buyback saham, untuk memastikan setiap keputusan yang diambil senantiasa berlandaskan pada prinsip kehati-hatian yang terukur, tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), serta kerangka regulasi yang berlaku," jelas Eko dalam keterangan tertulis.

Menurut perseroan, kajian tersebut didukung oleh fundamental perusahaan yang tetap kuat. Pada Semester I 2026, PTBA membukukan pendapatan sebesar Rp22,03 triliun, meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba bersih perseroan mencapai Rp2,65 triliun, atau melonjak 218 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Advertisement

Peningkatan tersebut ditopang oleh pemulihan operasional pada kuartal II, penguatan penjualan ekspor, serta membaiknya harga jual rata-rata batu bara.

Dari sisi operasional, PTBA mencatat produksi batu bara sebesar 19,45 juta ton, dengan total penjualan mencapai 21,10 juta ton sepanjang Semester I 2026.

Penjualan ekspor mencapai 10,33 juta ton, meningkat sekitar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, pasar domestik tetap menjadi prioritas utama sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan energi nasional. Penjualan dalam negeri mencapai 10,77 juta ton, atau sekitar 51 persen dari total volume penjualan perseroan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

PTBA Raih Dua Penghargaan Katadata ESG Insight Award 2026 Berkat Kinerja ESG dan Lingkungan

PTBA Raih Dua Penghargaan Katadata ESG Insight Award 2026 Berkat Kinerja ESG dan Lingkungan

PTBA meraih dua penghargaan Katadata ESG Insight Award 2026 atas kinerja ESG, pengelolaan emisi, dekarbonisasi, dan lingkungan.

PTBA Gerak Cepat Tangani 77 Kejadian Karhutla Sepanjang Agustus 2026

PTBA Gerak Cepat Tangani 77 Kejadian Karhutla Sepanjang Agustus 2026

PTBA menangani 77 kejadian Karhutla sepanjang Agustus 2026, terdiri dari 61 kejadian di area tambang dan 16 di area non-tambang.

PTBA Catat Pendapatan Rp22,03 Triliun, Laba Naik 218 Persen

PTBA Catat Pendapatan Rp22,03 Triliun, Laba Naik 218 Persen

PTBA mencatat pendapatan Rp22,03 triliun dan laba bersih Rp2,65 triliun pada Semester I 2026, tumbuh 218 persen secara tahunan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer