Cegah Korona, Kantor PLN Sumbar Dibungkus Spanduk #diRumahAja

Kantor PLN Sumbar ditutupi spanduk ajakan #diRumahAja. (Foto: Humas)

Kantor PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumbar kini penuh ditutupi spanduk ajakan #diRumahAja.

Manajemen PLN UIW Sumbar menebar spanduk tersebut sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap Pemprov Sumbar dalam menanggulangi penyebaran wabah Covid-19.

Spanduk sudah terpasang sejak hari Minggu (26/4/2020). Selain di Kantor Induk, spanduk juga rencananya dipasang di lokasi-lokasi strategis setiap Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN.

Spanduk dengan narasi “Kok masih di sini, Emang penting? Ayo #diRumahAja” merupakan bentuk ketegasan PLN menerapkan physical distancing kepada seluruh pegawai.

Hal itu juga imbauan PLN kepada masyarakat untuk menerapkan hal serupa, terlebih sejak aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai berlaku di Sumbar.

General Manager PLN UIW Sumbar Bambang Dwiyanto mengaku prihatin karena dalam masa PSBB kondisi jalanan masih ramai seolah tidak ada apa-apa.

Padahal jumlah orang yang terinfeksi korona di Sumbar tiap hari bertambah dalam jumlah banyak. Hari ini (28/4/2020) penambahannya terbesar, yaitu 23 orang sehingga total jumlah yang terinfeksi menjadi 144 orang.

“Sehari sebelumnya nambah 19 orang dalam sehari. Ini memprihatinkan karena sepertinya masyarakat seperti tak mengindahkan kondisi ini. Masih banyak yang berkeliaran di jalan, bahkan banyak yang tidak bermasker dan tidak menjaga jarak,” kata Bambang.

Dia mengajak mashyarakat benar-benar berkomitmen dalam mengatasi penyebaran Covid-19 ini. Salah satunya menjaga jarak satu dengan yang lain.

“Dengan begitu, kita bisa saling menjaga, meski harus terpisah jarak tapi ini untuk kebaikan kita bersama. Namun, meski terpisah jarak, komunikasi dapat terjalin erat menggunakan media seperti telepon, WA, video call, dan lainnya. Jadi, ayo sama-sama kita cegah penyebaran virus ini,” imbaunya.

Bambang juga telah menginstruksikan seluruh jajarannya menaati aturan pemerintah dan PLN Pusat dalam hal physical distancing, dan larangan bepergian ke luar kota, termasuk mudik.

Hal tersebut juga telah tertuang dalam surat edaran direksi PLN, terkait mengenai larangan bepergian/ mudik selama waktu penetapan status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat Covid-19.

Selain pemasangan spanduk besar-besaran, PLN Sumbar sebelumnya melakukan berbagai langkah mencegah penularan virus.

Mulai dari penerapan work from home (WFH) bagi pegawai, penyemprotan disinfektan di ruangan kantor, menggunakan masker dan hand sanitizer, serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih bagi seluruh pegawai.

PLN juga melakukan kesiapsigaan menjaga pasokan listrik guna menopang kebutuhan listrik pelanggan yang semakin meningkat sejak berlakunya program WFH.

Petugas siaga 24 jam bila sewaktu-waktu terjadi gangguan yang mengganggu jaringan listrik. PLN pun membuka layanan pelanggan untuk penanganan keluhan/pengaduan dengan menghubungi contact center PLN 123 melalui telepon/smartphone dan aplikasi PLN Mobile.(rel/esg)