DPRD Mentawai Dukung PLN Sumbar Perluas Jaringan Listrik di Mentawai

45

Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan daerah di Provinsi Sumatera Barat yang sebagian besar kawasannya masih termasuk daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) di Indonesia.

Letaknya yang berada jauh dari ibu kota provinsi, menjadikan pertumbuhan ekonomi di banyak kawasan Kepulauan Mentawai menjadi terhambat dikarenakan pembangunan infrastruktur yang belum merata.

Guna meningkatkan infrastruktur di bidang sistem kelistrikan, Selasa (27/04/2021) lalu DPRD Mentawai mengunjungi PLN Sumatera Barat.

Hadir dalam kunjungan tersebut Wakil Ketua II DPRD, Jakop Saguruk dan Anggota DPRD, Roberthyl Saogo yang disambut langsung oleh General Manager PLN Sumbar, Toni Wahyu Wibowo.

Jakop mewakili DPRD Mentawai, berkomitmen untuk bekerjasama dan men-support penuh PLN dalam upaya perluasan dan perbaikan jaringan kelistrikan di Kepulauan Mentawai. “Ada beberapa pembangunan baru berdasarkan APBN 2021 yang akan dilakukan di Mentawai. Untuk itu koordinasi dengan PLN tentu akan sangat diperlukan,” ungkap Jakop.

Dijelaskan Jakop, pembangunan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) maupun Jaringan Tegangan Rendah (JTR) di Mentawai diperlukan tahun ini diantaranya di kawasan Pulau Siberut Utara, Desa Manganpola, Desa Cimpungan, dan Desa Sirilogue.

Baca Juga:  Jaga Keandalan Listrik selama Idul Fitri, PLN Siagakan 1.464 Petugas

“Akan ada perumahan baru di Desa Manganpola, bantuan APBD untuk lebih kurang 40 KK. Sementara untuk Desa Sirilogue, perlu pembangunan jaringan listrik karena akan dibangun Trans Mentawai. Desa Cimpungan sudah terbangun JTM dengan bantuan Dinas ESDM, kami butuh support PLN untuk melanjutkan hingga pembangunan selesai dan rumah-rumah masyarakat di sana dapat teraliri listrik,” jelas Jakop.

Jakop berharap, koordinasi antara DPRD Mentawai dan PLN Sumbar dapat memperlancar pembangunan infrastruktur di Kepulauan Mentawai untuk menuju Mentawai yang lebih baik dan terang benderang.

Toni Wahyu menyambut baik uraian-uraian pembangunan yang disampaikan oleh DPRD Mentawai. “Ini upaya yang sangat baik. Ada koordinasi antara pembangunan di Mentawai dan kebutuhan-kebutuhan sistem kelistrikan lainnya. Jadi kita dapat menemukan benang merahnya, termasuk menentukan prioritas,” sebutnya. (rel)

Previous articleDPRD Mentawai Minta Regulasi Pilkades Serentak Dikaji Ulang
Next articleJadi Anggota DPR RI, Andre Rosiade Tancapkan Standar Tinggi