Program Stimulus Triwulan II, PLN Hanya Berikan Diskon 25 Persen

44

PT. PLN (Persero) kembali memperpanjang stimulus listrik bagi masyarakat kecil, pelaku usaha seperti industri dan bisnis, serta sosial di triwulan II tahun 2021, termasuk di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Hanya saja, diskon tagihan listrik yang diberlakukan di periode bulan April-Juni 2021 ini, tidak lagi sama besarannya dengan diskon di triwulan I tahun 2021.

Pelanggan diminta memahami kebijakan tersebut yang sedianya untuk merangsang daya ungkit ekonomi masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikan Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumbar, Nova Sagita saat acara sosialisasi stimulus Covid-19 yang dihadiri sejumlah wartawan media cetak dan elektronik di Restoran Sederhana, Senin (29/03/2021).

Nova menjelaskan, stimulus Covid-19 ini mulai diberikan pada April sampai Desember 2020. Pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA) sampai 900 VA diberikan diskon tarif sampai 100 persen dari tagihan listrik pelanggan.

Kebijakan ini katanya, berlanjut hingga tahun 2021. Bedanya, jumlah diskon tarif tidak lagi sama dengan yang diterapkan pada 2020. Di triwulan I tahun 2021, diskon tarif yang diberikan hanya sebesar 50 persen dari tagihan listrik pelanggan.

Diskon tarif terus berkurang di triwulan II tahun 2021. Dimana jumlah diskon tarif yang diberikan hanya sebesar 25 persen dari tagihan listrik pelanggan.

“Di triwulan kedua tahun 2021, stimulus tetap kami lanjutkan, hanya saja sedikit berkurang dari triwulan pertama. Di 2020 jumlah yang kita tanggung sampai 100 persen. Tahun 2021 sampai Maret, stimulus kita kurangi menjadi 50 persen. Kemudian di triwulan dua ini kita kurangi lagi menjadi 25 persen,” sebutnya.

Baca Juga:  Jaga Keandalan Listrik selama Idul Fitri, PLN Siagakan 1.464 Petugas

Ia menjelaskan, pada tahun 2020 lalu ada sekitar 30 juta pelanggan daya 450 VA sampai 900 VA yang mendapatkan stimulus dari PLN di seluruh Indonesia dengan nilai mencapai Rp 13,2 triliun. “Sementara di Sumbar ada 491 ribu pelanggan yang menikmati stimulus ini, dengan total nilai Rp 169 miliar,” ujarnya.

Kemudian kata Nova, di triwulan I tahun 2021, ada sekitar 30 juta pelanggan yang kembali mendapatkan stimulus PLN di seluruh Indonesia dengan diskon tarif sebesar 50 persen. Nilainya mencapai Rp 2,6 triliun. “Di Sumbar sebanyak 491 ribu pelanggan mendapatkan diskon tarif sebesar 50 persen dengan nilai total mencapai Rp 31 miliar,” ujarnya.

Lalu di triwulan II tahun 2021 atau periode April sampai Juni 2021 mendatang, 30 juta pelanggan PLN di seluruh Indonesia kembali mendapatkan stimulus dengan diskon tarif hanya sebesar 25 persen.

Manager Sub Bagian Administrasi Niaga PLN UIW Sumbar, Roberto, menambahkan, tahun 2021 ini, pelanggan pascabayar daya 450 VA mendapatkan diskon stimulus sebesar 50 persen. Sedangkan pelanggan daya, 900 VA hanya mendapatkan diskon 25 persen. “Untuk prabayar diskon 50 persen saat pembelian token,” ujarnya.

Pihak PLN katanya, telah menyediakan posko di hampir semua kantor PLN di seluruh Sumbar yang nantinya akan menjelaskan kepada masyarakat yang ingin mengetahui perihal perubahan-perubahan yang terjadi selama kebijakan pemberian stimulus Covid-19.

“Di unit layanan kami sediakan posko informasi stimulus yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bertanya seputar program stimulus ini,” ujarnya. (bis)

Previous articlePessel Calon Penerima Penghargaan APE Tim Kementerian PPPA
Next articleRakor Forkomawa, Prof. Herri: Ayo Sukseskan Kegiatan Kemahasiswaan