Audiensi dengan Gubernur, PLN Minta Dukungan Supply Listrik Terjaga

18

Rombongan manajemen dari PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Barat, PLN Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Teluk Sirih, PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Padang, serta PLN Unit Pengatur Beban (UPB) Sumbangteng melakukan audiensi dengan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah di Kantor Gubernuran Sumbar, Kamis (29/04/2021).

Hadir dalam audiensi tersebut General Manager PLN UIW Sumbar, Toni Wahyu Wibowo, Senior Manager Distribusi PLN UIW Sumbar, Arif Pramudya, Manager UPK Teluk Sirih, Mustika Efendi, Manager UPB Sumbagteng, Andi Murniawati, dan Manager UPT Padang, Taufiq Fahrudin.

Pada audiensi tersebut, rombongan manajemen PLN melaporkan bahwa PLN siap untuk menjaga supply energi listrik pada Idul Fitri 1442 H. Petugas siaga Idul Fitri 1442 H pun akan tersedia pada setiap posko unit-unit PLN untuk menjaga keandalan jaringan.

“Sepanjang Idul Fitri, petugas kami akan tetap siaga menjaga keandalan jaringan, namun pada momen-momen penting seperti hari raya keagamaan seperti ini, kami akan menghimbau petugas untuk lebih awas,’’ ungkap General Manager PLN UIW Sumbar, Toni Wahyu Wibowo.

Arif Pramudya menambahkan, ada 168 posko siaga PLN yang terdiri dari 1.464 orang petugas yang berjasa mengawal kelistrikan sejak bulan Ramadhan hingga H+7 Idul Fitri 1442 H.

Toni Wahyu berharap, PLN dapat tetap andal sehingga mampu menjaga kepercayaan dari Gubernur Sumbar kepada PLN.

Baca Juga:  Untuk Penuhi Kebutuhan Lebaran, BNI Siapkan Uang Rp 12,9 Triliun

Sementara Manager PLN UPK Teluk Sirih, Mustika Efendi, menyampaikan bahwa PLN UPK Teluk Sirih siap atas supply energi listrik.

“Jika PLN UIW Sumbar adalah penyalur energi dan penjaga keandalan, maka kami UPK Teluk Sirih adalah penghasil energinya. UPK Teluk Sirih menghasilkan 2×112 MW energi listrik setiap beroperasi. Sekitar 90%-nya disalurkan untuk Sumbar. Kalaupun ada peningkatan pemakaian selama Idul Fitri, supply energi listrik kami masih tetap cukup,” sebutnya.

Namun, lanjut Mustika, PLN UPK Teluk Sirih membutuhkan dukungan dari pemerintah perihal transportasi pembawa bahan baku pembangkit. “Pembangkit kami adalah PLTU. Kami harap ada dukungan dari Bapak Gubernur agar transportasi pembawa batu bara dapat beroperasi normal hingga Idul Fitri tiba,” lanjutnya.

Selanjutnya Manager UPB Sumbagteng, Andi Murniawati melaporkan bahwa PLN sudah mengantisipasi beban puncak di periode bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H sebesar 530 MW, hampir seluruhnya di-supply dari pembangkit-pembangkit di Sumbar.

Tujuan akhir dari audiensi di Istana Gubernur ini adalah adanya hubungan baik dan koordinasi yang apik antara pemerintah dan masing-masing unit PLN. Masing-masing unit PLN berkoordinasi antara pembangkitan, transmisi, dan distribusi untuk memastikan keamanan pasokan listrik dan kemudian berkoordinasi serta melaporkannya kepada pemerintah sebagai pimpinan provinsi sekaligus perpanjangan tangan masyarakat. (rel)

Previous articleRazia Masker, Polsek Pulaupunjung Jaring Puluhan Warga
Next articleSejak Diberlakukan, Polda Sumbar Catat 955 Pelanggaran ETLE