Angkutan Kargo Naik di Tengah Pandemi

32
ilustrasi. (net)

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperketat protokol kesehatan di seluruh moda transportasi. Termasuk di sektor laut. Hal ini dilakukan agar pelabuhan tidak menjadi klaster baru penularan Covid-19.

“Jumlah penumpang dan angkutan kargo kapal sejak awal pandemi turun drastis. Walaupun saat ini sudah mulai ada kenaikan angkutan terutama kargo dibanding penumpang,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, R Agus H Purnomo dalam webinar Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan bertajuk Strategi Adaptasi dan Pemulihan Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan Pasca Pandemi Covid-19, Selasa (29/9).

Agus mengungkapkan, sektor transportasi laut turun drastis. Banyak kapal tidak beroperasi karena minimnya penumpang. Namun, kondisi berbeda terjadi dengan angkutan kargo atau barang. Walaupun turun tapi masih ada kapal yang beroperasi untuk mengirimkan berbagai bahan kebutuhan pokok.

“Kemenhub selama ini terus melakukan edukasi dan sosialisasi protokol kesehatan angkutan laut, baik itu untuk angkutan penumpang dan kargo. Tentu kita tidak mau pelabuhan menjadi klaster baru sehingga edukasi protokol kesehatan terus dilakukan,” jelasnya.

Baca Juga:  UU Ciptaker Ikut Picu Ketidakpastian

Sementara itu, kata Agus, angkutan penumpang kapal Pelni untuk jarak jauh sudah mengalami kenaikan dari sebelumnya. Sayangnya belum maksimal. “Hal ini dikarenakan adanya pembatasan kegiatan pelabuhan dalam pencegahan Covid-19 di zona tertentu, termasuk di lima pelabuhan utama,” jelasnya.

Kepala Balitbanghub, Umiyatun Hayati Triastuti mengaku pihaknya bersama Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya terus meneliti mencari solusi sistem logitstik nasional yang aman dan selamat di tengah pandemi Covid-19. “ITS telah meneliti bagaimana meminimalisir risiko untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan,” ujarnya.

Menurutnya, di negara kepulauan seperti Indonesia peran angkutan laut, sungai dan penyeberangan cukup vital. Sistem logistik nasional paling banyak dilakukan melalui moda transportasi ini. Untuk itu, penerapan protokol kesehatan di pelabuhan juga harus ditingkatkan agar keamanan dan kenyamanan terus terjaga. (kpj/jpg)