UPK Teluk Sirih Bantu 1.000 Paving Blok FABA untuk Mushala Al-Ikhlas

34

Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 yang menyatakan bahwa Fly Ash Bottom Ash (FABA) termasuk dalam non-Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (non-LB3), menjadi angin segar bagi PLN.

Bahkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) juga sudah mengklaim hasil pembakaran batubara, Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) masuk sebagai kategori bukan limbah B3 sudah berdasarkan kajian ilmiah.

Ini juga yang membuat PT PLN (Persero) UPK Teluk Sirih melakukan pemanfaatan (FABA) atau limbah padat yang dihasilkan dari proses pembakaran batubara, menjadi paving blok. Di mana pemanfaatan limbah abu batubara ini mampu disulap menjadi bernilai ekonomis.

Sebanyak 1.000 paving blok yang dihasilkan dari pemanfaatan FABA diberikan kepada Rumah Umul Qur’an Mushala Al–Kautsar yang bertempat di kelurahan Teluk Kabung Tengah, kecamatan Bungus Teluk Kabung, Padang. Pemberian paving blok ini diserahkan langsung Manager PLN UPK Teluk Sirih, Mustika Efendi, kepada Lurah Teluk Kabung Tengah, Nasril Doni Eka Putra, beserta pengurus mushala Al-Kautsar.

“FABA tidak lagi masuk kedalam Limbah B3, jadi masyarakat dapat menggunakan pemanfaatan FABA ini untuk membangun fasilitas umum, membuat pupuk dan masih banyak lagi yang bisa dimanfaatkan dengan menggunakan bahan FABA ini. Tentunya pemanfaatan FABA ini sesuai SOP yang berlaku,” ucap Mustika Efendi usai penyerahan kemarin.

Baca Juga:  Bentuk Holding Gula, Nevi Ingatkan Swasembada dan Benahi Pabrik Tua

Lurah Teluk Kabung Tengah, Nasril Doni Eka Putra mengaku senang mendapatkan bantuan tersebut. “Masyarakat sekitar PLTU Teluk Sirih merasa terbantu di mana Rumah Umul Qur’an ini juga dalam pembangunan. Dengan adanya paving blok dari FABA ini kami bisa membangun pekarangan Rumah Umul Qur’an dan juga bantuan-bantuan yang diberikan PLN ini mendorong perekonomian Bungus, Teluk Kabung menjadi lebih baik lagi,” ucap Nasril.

Ke depan, PLTU Teluk Sirih akan terus berupaya agar FABA dapat dimanfaatkan dan bernilai ekonomis oleh masyarakat sekitar PLTU Teluk Sirih. Harga paving blok dan batako dari FABA ini, juga jauh lebih murah jika dibandinkan dengan batako biasa. Dengan demikian, ini dapat menjadi peluang bagi masyarakat sekitar untuk meningkatkan taraf perekonomiannya.(zul)