Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemko Bukittinggi Segera Benahi BTC, Kerja Sama Citicon Tak Diperpanjang

R
Penulis: Rian Afdol❯

CEK LAPANGAN : Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias saat melakukan kunjungan ke BTC Bukittinggi, Selasa, (6/1).
CEK LAPANGAN : Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias saat melakukan kunjungan ke BTC Bukittinggi, Selasa, (6/1).

PADEK.JAWAPOS.COM-Komitmen dalam pembenahan pasar, Pemko Bukittinggi akan segara lakukan pembenahan Banto Trade Center (BTC). Hal ini disampaikan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias dalam kunjungan ke BTC pada Selasa, (6/1). 


Advertisement

Pasalnya, pasar yang terletak diseberang jenjang 40 ini, kondisinya memprihatinkan. Tidak terawat dan sepi aktivitas. BTC sendiri dibangun pada 2026 lalu, oleh PT. Citicon Mitra Bukittinggi, dengan perjanjian kerjasama dikelola oleh citicon selama 20 tahun.

Dalam kunjungan ini Wako juga mendapatkan informasi bahwa ada sejumlah IMB yang tidak dibayarkan serta tunggakan PBB dengan total nilai mencapai miliaran rupiah. 

“Ada IMB yang tidak dibayarkan serta tunggakan PBB BTC, jumlahnya milliaran rupiah. Ini harus diusut tuntas. Kemudian karena HGB selama 20 tahun akan habis pada Maret 2026, maka ini tidak akan kita perpanjang lagi. Kerugian negara sudah ada disini, kami sebagai pemerintah tidak boleh membiarkan ini,” sebut Ramlan.

Advertisement

Untuk melakukan pembenahan dan penataan ulang dengan baik, Wako Bukittinggi juga menyebutkan Pemko akan membuka peluang bagi investor untuk mengoptimalkan pasar ini. 

“Intinya kerja sama dengan pihak Citicon tidak lagi diperpanjang. Kita buka peluang sebesar-besarnya bagi investor untuk membenahi BTC ini. Kita hitung dengan KPKNL, kita tawarkan bagi hasil nanti. Investor yang minat silahkan hubungi Pemko Bukittinggi. Kita pihak ketigakan sesuai aturannya,” ungkapnya.

Kemudian untuk pedangan sayur yang berjualan di sekitaran BTC saat ini, diberikan waktu hingga bulan Februari nanti. Kemudian Wako menyebutkan BTC akan dipagar untuk sementara.

Advertisement

“Kita harus selamatkan ini, ada pungutan disini yang seharusnya tidak ada, tidak boleh. Negara ini negara hukum. Jangan ada kepentingan tertentu di sini,” tutupnya.(rna)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jalan Kawasan Jam Gadang Bukittinggi Direvitalisasi, Pemko Kaitkan Penataan dengan UMKM

Jalan Kawasan Jam Gadang Bukittinggi Direvitalisasi, Pemko Kaitkan Penataan dengan UMKM

Pemko Bukittinggi merevitalisasi jalan kawasan Jam Gadang untuk memperindah kota, mendukung pariwisata, dan menunjang aktivitas UMKM setempa

Dugaan Kekerasan di Kampus Fort De Kock Bukittinggi Dilaporkan ke Polisi, Wali Kota hingga Satpol PP Ikut Dilaporkan

Dugaan Kekerasan di Kampus Fort De Kock Bukittinggi Dilaporkan ke Polisi, Wali Kota hingga Satpol PP Ikut Dilaporkan

Dugaan kekerasan di Universitas Fort De Kock Bukittinggi dilaporkan ke polisi. Pemko menyatakan tindakan dilakukan untuk mengamankan aset daerah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer