Variety melaporkan proyek ini masuk daftar prioritas studio karena potensi komersialnya, dengan pendekatan visual yang disebut berbeda dari horor psikologis konvensional.
Deadline melaporkan film ini mengangkat tema memori dan trauma masa kecil, mengikuti kisah seorang perempuan yang kembali ke desa asalnya usai kematian sang ibu.
Cerita berpusat pada misteri pohon tua di kebun keluarga yang dikaitkan dengan kejadian supranatural.
Menurut The Hollywood Reporter, naskah film berada dalam tahap akhir penulisan. Identitas penulis belum diumumkan sebagai bagian dari strategi pemasaran.
Studio dijadwalkan mengungkapnya pada momen tertentu untuk menjaga perhatian publik.
IndieWire menyebut sinematografi akan mengandalkan pencahayaan natural untuk membangun atmosfer tanpa mengandalkan jump scare berlebihan.
Gaya ini mengikuti tren horor atmosferik dalam beberapa tahun terakhir.
Screendaily melaporkan lokasi syuting dipertimbangkan di kawasan hutan Eropa Timur demi menghadirkan lanskap alami dengan nuansa pedesaan yang kuat.
Studio menilai lokasi tersebut mendukung kebutuhan visual sekaligus efisiensi logistik.
Proses casting diperkirakan diumumkan pada paruh pertama 2026. Variety mencatat studio telah menghubungi sejumlah aktris berpengalaman di genre horor dan drama psikologis.
The Wrap mengungkap film ini menggabungkan elemen mitologi lokal sebagai latar cerita untuk memperkuat lapisan makna naratif.
Baca Juga: Jalan Depan RSUD Padangpariaman Amblas, Akses ke Polres Lumpuh Total Sabtu Dini Hari
Sementara itu, The Hollywood Reporter melaporkan musik film akan digarap dengan pendekatan ambient untuk memperkuat ketegangan psikologis.
Bocoran dari IndieWire menyebut durasi film diproyeksikan sekitar dua jam untuk pendalaman karakter.
Variety mencatat anggaran produksi berada pada kisaran menengah dengan prioritas pada efek visual praktikal.
Trailer pertama direncanakan meluncur akhir 2026, sedangkan jadwal rilis global ditargetkan pada kuartal IV 2026, menurut Deadline.
Peluang sekuel akan ditentukan berdasarkan respons pasar dan performa box office.(CC5)
Editor : Hendra Efison