Bupati Pessel Minta Hasil Musrenbang jadi Pedoman Pembangunan

11

Pembangunan harus direncanakan dengan baik, tidak boleh dilakukan serampangan. Pembangunan harus memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Hal ini disampaikan Bupati Pesisir Selatan (Pessel) , Rusma Yul Anwar ketika membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) tingkat Kabupaten Pessel tahun 2022, Rabu (07/04/2021) di gedung Pertemuan Bappeda Litbang setempat.

Dikatakan, musrenbang merupakan tahapan yang harus dilalui dalam menyusun perencanaan pembangunan. “Tapi jangan pula musrenbang hanya dijadikan kegiatan formalitas saja,” katanya.

Menurutnya dokumen perencanaan hasil musrenbang harus benar-benar menjadi pedoman dalam pelaksanaan pembangunan.

“Jangan setelah disepakati dalam musrenbang tidak dilaksanakan. Jika demikian yang terjadi, musrenbang kita sama dengan mufakat kera,” tuturnya.

Lebih lanjut bupati menyampaikan, perencanaan pembangunan harus sesuai dengan visi dan misi kepala daerah. Untuk itu kepala perangkat daerah di bawah koordinasi Bappeda Litbang, dalam menyusun program kegiatan harus menyesuaikan dan selaraskan dengan dengan visi dan misi kepala daerah.

Selain itu, kata bupati, diharapkan program pembangunan dapat mengakomodir aspirasi serta persoalan masyarakat yang telah disampaikan melalui musrenbang secara berjenjang.

Baca Juga:  Resmikan Masjid Ar-Rahman, Wabup: Jadikan Pusat Kegiatan Keagamaan

Namun lanjutnya, karena dana pembangunan terbatas, setiap usulan dan aspirasi harus diseleksi berdasarkan skala prioritas.

“Program pembangunan yang diusulkan harus diseleksi, dengan skala prioritas. Selanjutnya, melalui musrenbang RKPD ini diharapkan lahir program-program pembangunan yang berkualitas untuk dilaksanakan tahun 2022 mendatang,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Pessel, Aprial Habbas mengatakan, Covid-19 hingga kini masih menjadi permasalahan serius. Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta memproritaskan penanganan Covid-19 secara menyeluruh.

Ia berharap perencanaan pembangunan harus dilakukan secara transparan serta mengakomodir aspirasi masyarakat dalam berbagai bidang dan tentunya dilakukan dengan skala prioritas.

“Kami berharap agar musrenbang RKPD tingkat Kabupaten Pessel tahun 2022 mampu menyerap usulan pembangunan yang akomodatif dan dapat menjawab persoalan-persoalan yang dihadapi daerah,” katanya. (elfi mahyuni )

Previous articleKomisi II DPRD Dharmasraya Tinjau Pembangunan Islamic Center
Next articleHendri Septa Resmi jadi Wako Padang, Begini Pesan Zulhas