Dana Padat Karya Rp 2 M Dialihkan

ilustrasi. (JawaPos.com)

Dana padat karya dari APBD Solok Selatan Rp 2 miliar dialihkan karena direfocusing untuk kegiatan lainnya di masa pandemi Covid-19. Pembatalan kegiatan padat karya melibatkan masyarakat di setiap titik proyek jalan lingkar di nagari, dinilai tidak lagi relevan di tahun politik.

“Justru itu direfocusing eksekutif dan legislatif untuk kegiatan pembangunan lainnya, karena dianggap tidak relevan di tahun politik dan masa pandemi,” kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Pertanahan (PUTRP) Solok Selatan, Darmawan Affendi, Minggu (22/11).

Dengan begitu, sekitar 80 proposal diajukan wali nagari se-Solok Selatan untuk pembagian dana padat karya tersebut digugurkan. Hingga kini masih ada pihak nagari mempertanyakan kapan dana padat karya yang akan diperuntukan Rp 200 juta bagi setiap nagari itu.

Ia berharap anggaran tersebut bisa di-upload kembali di tahun angaran 2021. Sehingga pengajuan proposal kegiatan pembangunan yang pekerjanya melibatkan masyarakat yang dekat dengan titik pembangunan. “Direncanakan Rp200 juta untuk satu titik pembangunan. Namun dana tersebut sekarang sudah tidak diperuntukan lagi untuk kegiatan padat karya,” tuturnya.

Sedang kegiatan proyek pembangunan aspal hotmix melalui dana alokasi khusus (DAK) ruas Sungai Aro-Gaduang di Nagari Lubuk Gadang Timur, Kecamatan Sangir sekitar Rp3,1 miliar sedang dalam proses pengaspalan. Diharapkannya kegiatan fisik di lapangan memenuhi standar kualitas dan kuantitas agar asas manfaat lebih lama dirasakan masyarakat.

“Proyek Rp 3,1 miliar yang tersisa di Solsel dampak pemotongan Covid-19, hendaknya pihak rekanan bekerja lebih mengedepankan kualitas dan kuantitas fisik di lapangan,” bebernya.

Kemudian, perlu juga pengawasan dari masyarakat bila ada kejanggalan di lapangan. Ini demi terwujudnya pembangunan yang berkualitas pada proyek fisik hotmix ruas jalan Simpang Limau-Gaduang itu. Bila sudah bersama-sama melakukan pengawasan, sehingga tujuan pembangunan yang lebih baik itu alan terwujud. ”Pengawasan dari seluruh unsur masyarakat sangatlah diharapkan,” pungkasnya. (tno)

Previous article2 Pekan Hilang, Warga Pangian Ditemukan Meninggal
Next articlePlt Wako Pariaman Ajak IFC Ikut Promosikan Wisata Pariaman