Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kebakaran Rumah di Dharmasraya, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Zulfia Anita
Penulis: Zulfia Anita❯

Satu unit rumah permanen milik Fetriani Zen (56) hangus terbakar di Jorong Labuah Luruih, Nagari Sei Kambut, pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Satu unit rumah permanen milik Fetriani Zen (56) hangus terbakar di Jorong Labuah Luruih, Nagari Sei Kambut, pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
PADEK.JAWAPOS.COM—Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Dharmasraya. Satu unit rumah permanen milik Fetriani Zen (56) hangus terbakar di Jorong Labuah Luruih, Nagari Sei Kambut, pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.


Advertisement

Lokasi kejadian dilaporkan tidak jauh dari Kantor Bupati Dharmasraya. Peristiwa ini diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik yang menyebabkan api dengan cepat membesar dan melalap bangunan rumah.

Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Dharmasraya, Yunisman, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

“Sebanyak 15 personel kami kerahkan ke lokasi kejadian dengan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk melakukan proses pemadaman,” ujarnya.

Advertisement

Ia menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui setelah Regu Pos Pemadam Kebakaran Pulau Punjung menerima laporan dari masyarakat melalui sambungan telepon. Warga yang melihat api sudah membesar segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Damkar langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan upaya pemadaman agar api tidak merambat ke bangunan lain di sekitar permukiman.

Yunisman menambahkan bahwa sebagian besar kasus kebakaran di wilayah tersebut disebabkan oleh masalah instalasi listrik. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk secara rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing.

Advertisement

“Kami mengingatkan warga agar melakukan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, minimal setiap 10 tahun, untuk memastikan tidak ada kabel yang rusak, terkelupas, atau digigit hewan seperti tikus,” katanya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh gangguan listrik di lingkungan tempat tinggal. (ita)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

10 Ruko Ludes Terbakar di Sijunjung, Kerugian Capai Rp800 Juta

10 Ruko Ludes Terbakar di Sijunjung, Kerugian Capai Rp800 Juta

Sebanyak 10 ruko di Sijunjung ludes terbakar, diduga akibat korsleting listrik, dengan kerugian material mencapai sekitar Rp800 juta.

Ruko Dua Lantai di Pasar Inderapura Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp450 Juta

Ruko Dua Lantai di Pasar Inderapura Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp450 Juta

Ruko dua lantai di Pasar Inderapura, Pesisir Selatan, terbakar diduga akibat korsleting listrik. Kerugian ditaksir mencapai Rp450 juta.

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Limapuluh Kota Ludes Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Limapuluh Kota Ludes Terbakar

Sebuah rumah milik warga di Jorong Batu Balah, Nagari Gunuang Malintang, Limapuluh Kota, ludes terbakar diduga akibat korsleting listrik.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer