Dharmasraya Jadi Jalur Strategis Perlintasan, Imigrasi Perkuat Pengawasan Aktivitas Warga Asing


PADEK.JAWAPOS.COM— Posisi Kabupaten Dharmasraya yang berada di jalur perlintasan tiga provinsi serta memiliki potensi investasi dan sumber daya alam menjadi perhatian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang. Mobilitas orang asing di wilayah tersebut dinilai membutuhkan pengawasan terpadu agar aktivitas mereka tetap sesuai ketentuan keimigrasian.
Untuk memperkuat pengawasan itu, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) Tingkat Kabupaten Dharmasraya Tahun Anggaran 2026 di Hotel Jakarta Indah, Selasa (3/11).
Mengangkat tema "Pengawasan Orang Asing dalam Rangka Penegakan Hukum Keimigrasian", pertemuan tersebut melibatkan unsur instansi vertikal dan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Dharmasraya, Bobby Perdana Riza, mengatakan letak geografis Dharmasraya membuat koordinasi lintas instansi menjadi kebutuhan penting.
Selain menjadi jalur perlintasan tiga provinsi, Dharmasraya juga memiliki sejumlah perusahaan yang berpotensi menjadi tempat masuknya tenaga kerja maupun aktivitas warga negara asing.
Karena itu, keberadaan Tim PORA diperlukan untuk menyatukan informasi dan memperkuat pemantauan terhadap keberadaan serta kegiatan orang asing di daerah tersebut.
Potensi Investasi dan SDA Perlu Diimbangi Pengawasan
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang, Murdo Danang Laksono, menyoroti potensi sumber daya alam Sumatera Barat yang dapat menarik kedatangan warga negara asing.
Potensi emas, batu bara, hingga perkebunan kelapa sawit menjadi sektor yang perlu mendapat perhatian dalam pelaksanaan pengawasan keimigrasian.
Murdo juga meminta seluruh pihak mengoptimalkan penggunaan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA). Aplikasi tersebut menjadi salah satu sarana untuk mendukung pelaporan dan pemantauan keberadaan orang asing.
Menurutnya, pengawasan tidak akan berjalan maksimal jika hanya mengandalkan jajaran imigrasi. Dukungan instansi lain dibutuhkan untuk memperoleh informasi yang lebih luas mengenai aktivitas orang asing di wilayah masing-masing.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Barat yang diwakili Kepala Bidang Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal, dan Status Keimigrasian, Zulmanur Arif.
Dalam sambutannya, Zulmanur mengingatkan bahwa pengawasan orang asing merupakan tanggung jawab bersama. Potensi wisata, termasuk destinasi candi di Dharmasraya, serta peluang investasi dapat menarik kunjungan warga negara asing sehingga perlu diimbangi pengawasan sesuai peraturan perundang-undangan.
Ia mengajak seluruh anggota Tim PORA mengesampingkan ego sektoral dan memperkuat komunikasi antarinstansi. Informasi dari setiap lembaga perlu dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pengawasan.
Perkawinan Pesanan hingga Perekrutan Tentara Rusia Jadi Perhatian
Selain membahas pengawasan keimigrasian di tingkat daerah, rapat koordinasi tersebut juga mengangkat sejumlah persoalan yang berkaitan dengan perlindungan warga negara Indonesia.
Dua isu yang menjadi perhatian adalah praktik perkawinan pesanan dan modus perekrutan warga negara Indonesia untuk bergabung menjadi tentara Rusia.
Pembahasan ini diarahkan untuk meningkatkan kewaspadaan instansi terkait terhadap kemungkinan masyarakat menjadi korban penipuan, tawaran menyesatkan, maupun praktik perekrutan ilegal.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab bertema "Membangun Sinergi dan Kolaborasi Anggota Tim PORA dalam Menjaga Keamanan dan Ketertiban serta Membahas Isu-Isu Terkini".
Melalui forum tersebut, setiap instansi berkesempatan menyampaikan informasi, pandangan, dan masukan mengenai dinamika pengawasan orang asing di Kabupaten Dharmasraya.
Murdo menegaskan, keterlibatan seluruh instansi menjadi faktor penting dalam memperkuat pengawasan orang asing. Kolaborasi yang berkesinambungan diharapkan tidak hanya mendukung penegakan hukum keimigrasian, tetapi juga membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Dharmasraya.(*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




