PADEK.JAWAPOS.COM-Permasalahan yang dihadapi kabupaten-kabupaten di wilayah Sumatera Tengah pada umumnya hampir sama, yakni akses yang relatif jauh dari wilayah perkotaan dan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.
Kondisi tersebut berdampak pada distribusi logistik, pelayanan publik, serta mobilitas masyarakat.
Hal itu disampaikan Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, bersama Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni, saat menyambut kunjungan Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, di ruang kerja Bupati Dharmasraya.
Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam melobi pemerintah pusat agar merealisasikan pembangunan feeder tol di kawasan segitiga perbatasan Sumatera Barat, Riau, dan Jambi.
“Ke depan, kita akan melihat persoalan-persoalan mana yang bisa dikerjasamakan untuk dicarikan solusi bersama. Kolaborasi antardaerah perbatasan menjadi penting agar pembangunan kawasan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” ujar Annisa.
Annisa menegaskan, seluruh kabupaten di wilayah perbatasan Sumatera Barat, Riau, dan Jambi perlu saling mendukung demi mendorong percepatan pembangunan kawasan secara menyeluruh.
Dengan konektivitas yang lebih baik, diharapkan pemerataan pembangunan, peningkatan investasi, serta kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.
Sementara itu, Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, menyampaikan bahwa keberadaan feeder tol di wilayah Sumatera Tengah akan menjadi pengungkit penting bagi percepatan pertumbuhan ekonomi dan konektivitas antarwilayah.
“Sumatera Tengah wajib memiliki feeder tol. Dengan adanya infrastruktur ini, tentu akan mendukung perkembangan daerah di wilayah perbatasan. Harapan kami, lobi Ibu Bupati ke pemerintah pusat dapat berhasil dan tentunya akan memberikan dampak serta umpan balik yang baik bagi kami di Kabupaten Tebo,” ungkap Agus Rubiyanto.
Selain membahas dukungan pembangunan feeder tol, pertemuan tersebut juga diisi dengan pertukaran informasi antara Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan Pemerintah Kabupaten Tebo.
Diketahui, permasalahan yang dihadapi kedua daerah memiliki banyak kesamaan, terutama terkait persoalan lingkungan serta kondisi jalan penghubung antardaerah.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Tebo didampingi Wakil Bupati Tebo, Nazar Effendi, Kepala Badan Keuangan Daerah, Hendri Nora, Kepala Bappeda, Arif Budiman, serta Kepala Bagian Umum Setda, Samin. (ita)
Editor : Novitri Selvia