Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Realisasi PAD Dharmasraya 2025 Lampaui Target, Capai 100,22 Persen

Zulfia Anita • Kamis, 15 Januari 2026 | 17:33 WIB

Marten Yunus
Marten Yunus
PADEK.JAWAPOS.COM—Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Dharmasraya tahun anggaran 2025 melampaui target.

Hingga akhir tahun, capaian PAD tercatat sebesar 100,22 persen dari target yang telah ditetapkan.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD), Marten Yunus, menyampaikan, berdasarkan data non-audit per 14 Januari 2026, realisasi PAD 2025 mencapai Rp137.312.088.143 dari target Rp136.947.264.820.

“Terdapat kelebihan realisasi sekitar Rp364,8 juta dari target yang direncanakan,” jelasnya.

Untuk tahun anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menetapkan target PAD sebesar Rp156.588.553.694, atau meningkat sekitar Rp20 miliar dibandingkan target 2025.

Marten merinci penyumbang terbesar PAD 2025 berasal dari pajak daerah dengan target Rp53.158.000.000 dan realisasi Rp54.332.959.373 (102,21 persen).

Selanjutnya retribusi daerah dengan target Rp73.182.745.351 dan realisasi Rp73.178.884.847 (99,9 persen).

Pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan juga terealisasi 100 persen dari target Rp529.319.469.

Sementara pendapatan lain-lain PAD yang sah terealisasi Rp4.270.914.464 dari target Rp5.077.200.000 (84,12 persen).

Dengan demikian, total pendapatan daerah tahun 2025 tercatat Rp951.901.911.283 dari target Rp966.739.327.933.

Untuk tahun 2026, target PAD sebesar Rp156.588.553.694 terdiri dari pajak daerah Rp68.560.857.006, retribusi daerah Rp78.053.477.219, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp529.319.469, dan lain-lain PAD yang sah Rp4.444.900.000.

Target pendapatan transfer ditetapkan Rp758.938.426.720, serta pendapatan daerah lainnya Rp12.848.601.595. Total pendapatan daerah mencapai Rp928.375.582.009.

“Terhadap kenaikan PAD sekitar Rp20 miliar pada 2026, kami berharap dukungan seluruh OPD, stakeholder, serta pembinaan dari Pemerintah Provinsi. Pencapaian target PAD yang lebih tinggi memerlukan strategi matang dan sinergi lintas sektor,” tegas Marten.

Ia menyebut penguatan regulasi, peningkatan kualitas SDM aparatur, dan pemanfaatan teknologi informasi menjadi langkah penting yang terus diperkuat.(ita)

Editor : Hendra Efison
#PAD Dharmasraya #pendapatan daerah #target PAD 2026 #realisasi PAD 2025