Peristiwa pertama terjadi di Jorong Maromau, Nagari Sungai Kambut sekitar pukul 00.18 WIB, disusul kebakaran kedua di Pulau Mainan Dua, Jorong Lubuk Lesung, Nagari Pulau Mainan, Kecamatan Koto Salak sekitar pukul 01.44 WIB.
Plt Kepala Dinas Pol PP dan Damkar, Yunisman, mengungkapkan tidak ada korban jiwa dalam dua peristiwa tersebut.
Namun, total kerugian materil diperkirakan melampaui Rp1 miliar akibat bangunan dan kendaraan yang terbakar.
Kebakaran di Jorong Maromau, Nagari Sungai Kambut, menimpa rumah milik Deri.
Api menghanguskan dua unit rumah semi permanen serta satu unit sepeda motor dengan taksiran kerugian sekitar Rp100 juta.
Sementara itu, kebakaran kedua di Pulau Mainan Dua menimpa bangunan milik Sunaryo (47).
Peristiwa tersebut menghabiskan tiga petak ruko, satu ram timbangan sawit, satu unit sepeda motor, serta satu unit mobil.
Menurut Yunisman, laporan awal diterima dari warga yang melihat api sudah membesar di rumah tetangga mereka.
Setelah menerima laporan, petugas Damkar langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pemadaman.
Untuk kebakaran di Jorong Lubuk Lesung, Damkar menerjunkan dua unit mobil pemadam masing-masing dari Pos Koto Baru dan Pos Blok B Sitiung. Sementara kebakaran di Muaro Mau ditangani satu unit mobil Damkar dari Pos Pulau Punjung.
Petugas berjibaku memadamkan api agar tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian. Hingga proses pemadaman selesai, tidak ditemukan korban jiwa dalam dua peristiwa tersebut.
Yunisman menjelaskan dugaan sementara penyebab kedua kebakaran tersebut adalah korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih dalam penelusuran lebih lanjut.
Peristiwa kebakaran yang terjadi dalam rentang waktu berdekatan itu menambah daftar kejadian darurat yang harus ditangani petugas pada dini hari.
Aparat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa.(*)
Editor : Hendra Efison