Lepas 3 Tembakan, Oknum Polres Padangpanjang Lukai Wanita Pesanannya

54

Seorang oknum anggota polisi yang diketahui berdinas di Polres Padangpanjang, dengan inisial Bripda AP, melepaskan tembakan di depan pintu masuk Grand Dragon Hotel Hollywood, Pekanbaru, Sabtu (13/03/2021) dini hari.

Peristiwa tersebut memakan korban seorang perempuan berinisial RO yang merupakan perempuan kenalan Bripda AP dari aplikasi pesan singkat Mi Chat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Riaupos.co (grup padek.co), aksi koboi Bripda AP terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Dimana sebelumnya, Bripda AP melakukan open BO (istilah untuk pemesanan layanan esek-esek daring) melalui aplikasi Mi Chat.

Sesaat setelah itu, datang 2 orang perempuan bernama DO dan RO. Namun kedua perempuan tersebut berupaya pergi setelah bertemu Bripda AP. Dengan alasan untuk membeli kondom. Akan tetapi Bripda AP merasa mau ditipu dan kemudian mengejar ke bawah.

Sesampainya di lobi hotel, Bripda AP kemudian mengeluarkan senpi dan menembakkan pertama ke arah atas. Sejurus kemudian ia berlari mengejar mobil yang ditumpangi oleh RO dan melakukan tembakan kedua ke arah ban mobil.

Baca Juga:  Ganja Asal Sumut Dipasok ke Sumbar, Dua Kurir-20 Kg Ganja Diamankan

Dan yang ketiga, Bripda AP menembak ke arah kaca belakang mobil dan peluru menembus kaca belakang mobil sehingga mengenai pelipis sebelah kanan korban, RO.

Setelah pelaku melakukan tiga kali tembakan, mobil yang ditumpangi korban akhirnya berhenti. Setelah kejadian tersebut, didapat seorang wanita yang berinisial RO mengalami luka tembak di bagian pelipis sebelah kiri atas, selanjutnya dibawa ke RS Petala Bumi, kemudian dirujuk ke RS Santa Maria.

Kabid Propam Polda Riau Kombes Pol Gatot Sujono SIK saat dikonfirmasi Riaupos.co pada Sabtu (13/03/2021) siang, menyebut bahwa penanganan dugaan pidana oleh pelaku ditangani oleh satuan wilayah. Dalam hal ini Polresta Pekanbaru.

Sedangkan dari segi profesi, akan ditangani oleh Bidang Profesi dan Pengamanan di wilayah oknum tersebut berdinas. “Kalau kasus tindak pidana yang menangani satuan wilayah. Kalau untuk profesi, itu Sumatera Barat,” imbuhnya. (*)

Previous articleJoe Biden Lindungi Warga Myanmar, Beri Izin Tinggal di AS
Next articleSaran Aqua: Belajar Komunikasi Lintas Budaya pada Prajurit dari Papua