Dorong Transaksi Digital di Kota Pariaman jadi Contoh Nasional

11
Wali Kota Pariaman Genius Umar menandatangani SK tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, Kamis (4/3). (Diskominfo Pariaman)

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumbar menggelar Rapat Koordinasi dengan Bank Nagari Pariaman serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Pariaman, yang dibuka secara langsung oleh Wali Kota Pariaman Genius Umar.

Dalam acara “Rakor Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat Dengan Pemko Pariaman Dalam Rangka Pembentukan Penandatanganan SK TP2DD Dan Perluasan Implementasi QRIS”, Genius Umar juga melakukan penandatanganan Surat Keputusan (SK) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) untuk Kota Pariaman, Kamis (04/03/2021) bertempat di ruang rapat wali kota Pariaman.

Genius Umar mengatakan untuk Kota Pariaman adalah daerah pertama di Provinsi Sumatera Barat yang menerapkan Sistem Transaksi Pembayaran melalui Layanan Scan Quick Response Indonesian Standar (QRIS). Program pertama telah dilakukan di Pasar Kuraitaji, Los Lambuang Kuraitaji, Pedagang UMKM yang ada di Pantai Kata, Pantai Gandoriah, dan Talao Pauah, yang juga merupakan binaan dari Bank Nagari dan BI.

“Jadi transaksi elektronik ini memang jawaban yang harus kita lakukan, dalam rangka mengurangi transaksi yang menggunakan uang kertas, yang mana uang kertas tersebut juga terkadang mengandung virus. Intinya bagaimana uang yang ada diganti menjadi transaksi yang berbasis elektronik apalagi disaat pandemi Covid-19 masih mewabah,” ungkap Genius.

Baca Juga:  Pantau Pasar Pabukoan, BBPOM tak Temukan Zat Berbahaya

Genius menjelaskan untuk pembayaran APBD kepada OPD terkait semuanya telah mulai menggunakan transaksi secara digitalisasi dengan pembayaran diatas Rp 1,5 juta. Sekarang disamping digitalisasi dari sektor pemerintah, dari sektor masyarakat, swasta, sampai ke sektor UMKM, kita akan targetkan di Kota Pariaman ini bisa mencapai 95% atau bahkan kalau bisa 100% menggunakan transaksi digitalisasi.

“Saya mau Kota Pariaman menjadi contoh Nasional untuk melakukan transaksi elektronik, dan kita lakukan revolusi secara cepat untuk melakukan perubahan ini. Untuk itu saya harapkan bimbingan dari BI tentang bagaimana caranya melakukan hal seperti ini, agar transaksi elektronik bisa terwujud semuanya, sehingga kita bisa melakukan percepatan dalam melakukan perubahan dari transaksi manual ke transaksi digitalisasi,” paparnya. (*/bis)

Previous articleBerkontribusi terhadap Daerah, Pengurus PCNU Kota Pariaman Dilantik
Next article⁣⁣⁣Kapolres Minta Bhabinkamtibmas Terus Ingatkan Prokes ke Masyarakat