Dukung PEN, CIMB Niaga Beri Restrukturisasi dan Relaksasi

16

PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) berkomitmen untuk turut mengambil bagian dalam mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang terpuruk akibat wabah pandemi Covid-19.

Presiden Direktur CIMB Niaga, Tigor M Siahaan mengatakan, Indonesia dan hampir seluruh negara di dunia menghadapi situasi perekonomian yang sulit, bermula dari sektor kesehatan sebagai dampak Covid-19.

Situasi ini berbeda dengan krisis ekonomi yang pernah terjadi sebelumnya pada tahun 1998, 2008, 2013, yang diawali dari sektor keuangan. Kendati demikian, sambungnya, patut disyukuri bahwa saat ini tidak terjadi krisis keuangan.

Menurut Tigor, capaian ini merupakan hasil kerja sama yang telah dilakukan pemerintah dengan regulator melalui berbagai kebijakan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

CIMB Niaga pun dari sejak awal pandemi Covid-19 hingga saat ini, juga terus berusaha aktif mendukung program pemerintah untuk segera meredam dampak yang terjadi melalui berbagai program.

“Salah satunya program restrukturisasi dan relaksasi, serta gerakan sosial lain seperti Solid Lawan Covid,” kata Tigor dalam pembukaan Forum Indonesia Bangkit Strategi Sektor Kesehatan Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional, Selasa (6/4/2021).

Baca Juga:  Pererat Kekeluargaan saat Ramadhan, XL Axiata Hadirkan Paket AKRAB

Akan tetapi, sambungnya, untuk pemulihan ekonomi secara utuh harus dimulai dari hulunya yakni pemulihan di sektor kesehatan. Berbagai kebijakan kesehatan telah dimulai dan telah memperlihatkan hasil positif bagi perekonomian.

Di samping itu, menurutnya, penanganan pandemi secara utuh juga perlu kerja sama dari semua pihak di seluruh sektor industri. Untuk itu, penting adanya kolaborasi antar lintas sektor.

“Forum Indonesia Bangkit ini diharapkan menjadi wadah memfasilitasi hal tersebut, karena Gagasan Forum Indonesia Bangkit ini muncul dari komitmen CIMB Niaga untuk mengambil bagian mendukung pemulihan ekonomi Nasional,” sebutnya.

Forum yang dihadiri Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta berbagai tokoh, pakar, praktisis dari berbagai sektor ini diharapkan dapat menjadi ruang virtual dalam menemukan wawasan untuk menentukan arah bisnis ke depan.

“Dengan pemahaman yang utuh tentang kondisi terkini sektor kesehatan dan ekonomi, kami berharap dapat mengobarkan semangat optimisme untuk bangkit dan keluar dari zona krisis menuju pemulihan ekonomi Indonesia secara total,” ujar Tigor. (idr)

Previous article12 Tim Safari Ramadan Sumbar Kembali Dibentuk
Next articleKemenkumham Sumbar Gelar Razia di Rutan Kelas II B Padangpanjang